lisensi

Sabtu, 07 Maret 2026, Maret 07, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-07T22:55:27Z
Banjir di Lampung SelatanDPRD Lampung

Kerusakan Infrastruktur dan Lahan Pertanian Akibat Banjir Dapat Perhatian Serius Dari Anggota DPRD Lampung

Advertisement

 


Lamsel (Pikiran Lampung)- Banjir yang melanda Kota Bandarlampng dan Lampung Selatan mendapat perhatian serius dari para wakil rakyat.


Anggota DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, guna memetakan kerusakan infrastruktur dan lahan pertanian warga.

 

Ia mengatakan bahwa bencana banjir tersebut telah berdampak luas pada area pemukiman warga di beberapa RT dalam satu dusun, serta merendam ratusan hektare lahan persawahan.

 

"Banjir ini diakibatkan oleh jebolnya tanggul Air Way Galih. Dampaknya sangat signifikan, tidak hanya merendam rumah warga tetapi juga ratusan hektare sawah yang sebenarnya sudah siap panen," ujar Lesty dalam pernyataan di Bandarlampung, Sabtu (7/3/2026).

 


Ia menjelaskan bahwa akibat rendaman air yang cukup tinggi, para petani di Desa Kertosari terancam mengalami gagal panen massal. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena menyangkut ketahanan ekonomi masyarakat setempat.

 

Menurut legislator daerah tersebut, penanganan tanggul Way Galih merupakan ranah wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk segera menindaklanjuti temuan lapangan ini kepada pihak terkait.

 

"Kondisi ini akan segera kami laporkan dan koordinasikan dengan BBWS agar segera dilakukan tindakan darurat maupun permanen terhadap tanggul yang jebol. Kita ingin penanganan dilakukan secepat mungkin agar luapan air tidak kembali merusak pemukiman dan lahan pertanian warga," tegasnya.

 

Lesty juga meminta pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus bersiaga dan memastikan kebutuhan logistik bagi warga terdampak tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

 

Ia turut mengharapkan adanya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan instansi vertikal seperti BBWS agar persoalan banjir tahunan di wilayah tersebut dapat teratasi secara permanen.(ant/p1)