Advertisement
Jakarta (Pikiran Lampung) - Libur lebaran 1447H menjadi berkah bagi sektor pariwisata, tak terkecuali museum. Museum Nasional Indonesia yang terletak di Jalan Merdeka Barat No. 12, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta ramai dipadati pengunjung pada Senin, 23 Maret 2026.
Dari pantauan tim redaksi Pikiran Lampung, parkiran mobil dipenuhi oleh Plat dari luar Jakarta, seperti Lampung, Bandung, Palembang, Jambi, Padang, Semarang dan Jogjakarta. Mereka adalah para keluarga yang sedang merasakan euforia mudik lebaran dan memanfaatkan moment libur dengan wisata edukasi ke Museum.
Hal ini dituturkan oleh Panji salah satu pengunjung yang datang dari Bandar Lampung, "Mumpung libur dan sedang silaturahmi dengan keluarga di Jakarta, kita cari-cari tempat yang bisa untuk refreshing dan ada nilai edukasinya untuk kita dan anak-anak khususnya." Ujarnya.
Museum Nasional Indonesia berdiri megah di pusat kota Jakarta. Di dalamnya terdapat fosil-fosil, replika sejarah terbentuknya kehidupan mulai dari pra-sejarah, zaman kerjaan di Indonesia, arca-arca, dan alat - alat penunjang kehidupan zaman dahulu. Semuanya dipajang dengan rapi dan dibuat semenarik mungkin dengan disertai catatan - catatan keterangan di setiap benda bersejarah yang dipajang.
Museum Nasional Indonesia pun menyajikan beberapa atraksi di dalamnya yang sangat menarik bagi pengunjung, seperti scan wajah untuk melihat seperti apa wajah Nusantara Kita di zaman dahulu dan ada ruang Emersifa.
Museum Nasional mengembangkan Ruang ImersifA yang memanfaatkan teknolog imersif untuk menciptakan pengalaman interaktif bagi pengunjung. Ruang ImesifA merupakan instalasi permanen video mapping di Gedung A, Museum Nasional, Jakarta, dengan ukuran 12 m x 21 m. Pada setiap sesi pertunjukan, sajian Video mappingberdurasi 30 menit yang diproyeksi dengan sudut 360°, termasuk lantai.
Pengunjung yang menyaksikan akan merasakan sensasi seolah-olah ada di dalam video. Pengunjung harus membeli tiket tambahan untuk memasuki ruang EmersifA ini. Tiket dapat dibeli langsung di tempat maupun di penjual tiket online. Namun sayangnya karena membludaknya pengunjung, tiket ImersifA untuk sampai tangga 24 Maret sudah habis terjual, sehingga banyak pengunjung yang gagal untuk dapat menikmati keseruan masuk di ruang EmersifA.
Untuk tiket masuk ke Museum Nasional Indonesia pengunjung harus merogoh kocek sebesar Rp. 50.000,- dan Rp. 37.000,- untuk masuk ke ruang EmersifA. Tersedia pula Photo Box dengan pilihan - pilihan latar tema nasional dengan tambahan biaya sebesar Rp. 90.000,-.(Fazza)


