Advertisement
Lampung Timur (Pikiran Lampung) – Gelombang kunjungan wisatawan yang melonjak tinggi menghiasi kawasan Danau Way Bagul pada musim libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan libur masa sekolah. Kehadiran para wisatawan membawa berkah luar biasa bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar kawasan wisata yang terletak di Desa Bungkuk, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur.
Kepadatan wisatawan yang datang berlibur dimulai sejak hari ke-3 setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 H, tepatnya seiring dengan libur sekolah,seluruh wilayah Provinsi Lampung. Hingga hari ini, Sabtu, (28/3/2026) kawasan Danau Way Bagul masih terus dipadati oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Baik yang datang dari dalam Kabupaten Lampung Timur maupun dari luar daerah seperti Bandar Lampung dan Metro. Suasana yang ramai dan meriah tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh para pedagang yang telah berjualan di lokasi wisata ini.
Fitriana (38 tahun), salah satu pedagang yang setiap hari berjualan di areal wisata Danau Way Bagul, mengaku merasa sangat bahagia dengan kondisi yang terjadi saat ini. Ia yang berjualan berbagai jenis makanan dan minuman seperti nasi, mie instan, serta minuman segar khas daerah yang dikenal dengan nama "Pop Es", juga menyediakan layanan penyewaan ban bekas untuk para pengunjung yang ingin menikmati keindahan Danau Way Bagul.
"Saya sudah sekitar tiga tahun berjualan di areal Danau Way Bagul. Alhamdulillah, semenjak adanya danau ini sebagai objek wisata, tempat ini menjadi sumber penghidupan baru bagi saya dan juga masyarakat Desa Bungkuk lainnya. Banyak dari kita yang bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga sehari-hari," ujar Fitriana.
Ia menambahkan, perbedaan penghasilan yang diperoleh antara hari biasa dan masa libur sangatlah signifikan. "Pada hari biasa saja, kami para pedagang bisa menghasilkan keuntungan sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Namun untuk masa libur ini, sejak H+3 Hari Raya hingga sekarang, saya bisa menghasilkan pendapatan antara Rp750 ribu sampai dengan Rp1 juta per hari. Tentu saja ini adalah berkah yang luar biasa dan dampak positif yang sangat dirasakan oleh kami para pedagang serta seluruh masyarakat sekitar Desa Bungkuk," jelasnya.
Hal serupa disampaikan oleh Ahmad (47), seorang penjual siomay asal Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan. Ia mengaku sekitar jam 08.30 WIB sudah mulai berjualan di wilayah Danau Way Bagul. Dagangannya selalu habis terjual; dalam sehari ia bisa membawa pulang uang sekitar Rp500 ribu. "Alhamdulillah, ini berkah bagi kami para pedagang yang ada di kawasan Wisata Danau Way Bagul ini.
Sementara itu, Kamarudin, yang menjabat sebagai Ketua Pengelola Kawasan Wisata Danau Way Bagul, menyampaikan bahwa pihak pengelola akan terus berupaya untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di kawasan ini. Ia menyatakan bahwa pengembangan wisata tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga pihak pengelola akan terus berkolaborasi erat dengan berbagai pihak terkait, mulai dari Pemerintah Desa Bungkuk, Kantor Kecamatan Marga Sekampung, hingga Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur.
"Saya sangat berharap bisa bekerja sama secara sinergis dalam pengembangan sektor pariwisata, terutama untuk kemajuan dan perkembangan wisata Danau Way Bagul ini. Tujuan utama kami adalah agar objek wisata ini bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas, baik wisatawan lokal dari sekitar daerah maupun wisatawan yang datang dari luar daerah," ucap Kamarudin.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan jumlah wisatawan yang datang berkunjung tidak hanya memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM dan pedagang kecil di sekitar kawasan, namun juga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Kami akan terus berusaha mengembangkan sarana dan prasarana yang ada di kawasan wisata ini agar semakin memadai dan nyaman bagi para pengunjung. Di sisi lain, kami juga akan tetap berkomitmen menjaga keaslian alam sekitar danau serta kelestarian lingkungan agar keindahan yang ada bisa dinikmati oleh generasi mendatang," tambahnya. ( Fauzi)


