Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain menegaskan bahwa zakat dan sedekah merupakan amalan penting dalam Islam yang berfungsi membersihkan harta sekaligus menyucikan jiwa umat Muslim.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Safari Ramadhan Kanwil Kemenag Lampung di Islamic Center Pesawaran, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Lampung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, serta jajaran pegawai dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Zulkarnain menjelaskan bahwa bulan suci Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah, termasuk memperbanyak zakat, infak, dan sedekah kepada sesama.
Ia mengutip firman Allah dalam Surah At-Taubah ayat 103 yang menjelaskan tentang perintah mengambil zakat dari harta umat Islam sebagai sarana penyucian.
“Allah berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 103: ‘Khudz min amwâlihim shadaqatan tutahhiruhum wa tuzakkîhim bihâ…’ yang artinya, ‘Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka’,” ujar Zulkarnain.
Menurutnya, ayat tersebut menegaskan bahwa zakat tidak hanya memiliki fungsi sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memiliki dimensi spiritual sebagai sarana membersihkan harta dan jiwa.
Ia menambahkan, melalui zakat dan sedekah, umat Islam diajak untuk menumbuhkan rasa empati serta kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang kurang mampu.
Selain itu, Zulkarnain juga mengingatkan bahwa ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah, seperti menjaga lisan, pandangan, dan perilaku.
“Puasa mengajarkan kita merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang kesulitan. Dari situlah lahir kepedulian untuk berbagi kepada sesama,” katanya.
Ia berharap melalui momentum Ramadhan, semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat semakin meningkat sehingga keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran Farid Wajedi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Safari Ramadhan yang dilaksanakan Kanwil Kemenag Lampung di daerahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara jajaran Kementerian Agama dengan masyarakat.
“Safari Ramadhan ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah sekaligus meningkatkan semangat ibadah masyarakat di bulan suci Ramadhan,” ujar Farid.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat semakin mendorong masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. “Kami berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat untuk berbagi kepada sesama semakin meningkat sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga,” katanya.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Kementerian Agama dengan masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang rukun dan harmonis di Provinsi Lampung.(*)