lisensi

Senin, 02 Maret 2026, Maret 02, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-03T07:19:35Z
BPS Provinsi Lampung

Perkuat Kinerja Statistik, BPS Lampung Lantik Enam Kepala BPS Kabupaten

Advertisement


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melantik enam pejabat baru sebagai Kepala BPS kabupaten dalam upaya memperkuat kinerja organisasi dan pengelolaan data statistik di daerah, Selasa (3/3/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Administrator tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution. Kegiatan ini berdasarkan Petikan Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 0210017/KPG Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Administrator.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Shista Virgo Winatha, S.E., M.E. sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Barat; Jua Mahardhika, SST, M.M. sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Utara; Erika Santi, S.T., M.Si. sebagai Kepala BPS Kabupaten Way Kanan; Sartika Yuliani Siregar, SST., M.Stat. sebagai Kepala BPS Kabupaten Pringsewu; Arif Rahman Maulana, S.Si., M.M. sebagai Kepala BPS Kabupaten Tulang Bawang Barat; serta Eko Purnomo, SST., M.M. sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam arahannya, Ahmadriswan menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Ia mengingatkan bahwa setiap aparatur sipil negara yang diangkat dalam jabatan wajib dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen integritas serta tanggung jawab moral.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama kemajuan organisasi. Tantangan ke depan menuntut seluruh jajaran BPS untuk bekerja lebih cepat, adaptif, dan tidak menunda pekerjaan.

“Kalau bisa lebih cepat, mengapa harus menunggu tenggat?” ujar Ahmadriswan, menegaskan budaya kerja yang ingin dibangun di lingkungan BPS Provinsi Lampung.
Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi, termasuk penggunaan dashboard monitoring, agar setiap program dapat dipantau progresnya secara real time dan berbasis data.

Tahun 2026 disebut sebagai momentum penting bagi BPS, terutama dalam mengawal agenda strategis nasional seperti pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Karena itu, seluruh kepala BPS kabupaten diminta fokus pada agenda besar tersebut tanpa mengabaikan tugas rutin lainnya.

Ahmadriswan menambahkan bahwa koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi hal penting agar pembangunan statistik di Lampung berjalan lebih terarah serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, ia juga berpesan agar membangun budaya kerja progresif, tidak bekerja hanya ketika diminta atau ditanya, serta mampu menyajikan data yang siap digunakan dalam setiap kesempatan.

“Tidak boleh ada kompetisi yang tidak sehat antar kabupaten/kota. Seluruh satuan kerja harus maju bersama, saling mendukung, dan saling menguatkan,” pungkasnya. (*)