Advertisement
Tulang Bawang (Pikiran Lampung) - Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pegawai Perum Bulog yang terjadi di wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Satu orang pelaku utama telah diamankan, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Korban diketahui bernama Ahmad Fajar Aries Saputra (40). Ia ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka bacokan serius di tubuhnya, termasuk luka parah di bagian leher.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di rumah kontrakan korban yang berada di Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Tulang Bawang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diserang oleh dua pria menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh.
Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat yang berujung pada kematian tersebut. Menurutnya, korban mengalami luka bacokan di bagian perut, wajah, dan tubuh.
“Luka paling parah berada di bagian leher belakang yang nyaris putus akibat serangan senjata tajam,” ujarnya.
Setelah kejadian, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam perkembangan penyelidikan, polisi berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial J (36), warga Kelurahan Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang.
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, Apfryyadi Pratama, mengatakan pelaku ditangkap saat berupaya bersembunyi setelah kejadian.
“Pelaku berinisial J berhasil kami amankan. Dia merupakan pelaku utama yang melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam,” kata Apfryyadi.
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis samurai yang diduga digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut.
Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Tulang Bawang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam penganiayaan yang menewaskan pegawai Bulog tersebut.
Polisi juga masih mendalami motif di balik aksi pembunuhan yang terjadi di rumah kontrakan korban tersebut.(*)
