Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) --- Kegiatan berbagi takjil Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung resmi berakhir pada Jumat (13/03/2026). Pembagian takjil dilaksanakan di halaman Mahan Agung, Jalan Dokter Susilo, Bandar Lampung. Dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Batin wulan Mirza dan Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Lampung, Agnesia Bulan Marindo
Kegiatan sosial ini telah berlangsung selama 18 hari, sejak 24 Februari hingga 13 Maret 2026, dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung secara bergiliran.
Pada hari terakhir pelaksanaan, lebih dari 500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Selain itu, juga disiapkan tambahan susu dan snack khusus untuk anak-anak.
Kegiatan hari terakhir melibatkan Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Provinsi Lampung, Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, serta Dharma Wanita Persatuan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung. Pembagian takjil juga turut didukung oleh Mobil Sedekah Cinta dari Majelis Ta’lim Babussalam Al-Ikhlas.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat.
"Pada sore hari ini alhamdulillah kami di Provinsi Lampung bersama dengan ibu-ibu Dharma Wanita di dinas masing-masing berkesempatan membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada masyarakat sekitar," ujarnya.
Ia menambahkan, sejak awal kegiatan seluruh OPD mendapatkan kesempatan untuk terlibat secara bergiliran dalam pembagian takjil gratis kepada masyarakat.
"Ini merupakan hari terakhir kegiatan. Sejak awal seluruh OPD berkesempatan untuk memberikan takjil gratis untuk masyarakat setiap sore," lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK dan DWP Provinsi Lampung berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya pada bulan Ramadan tetapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya. (Bila).