lisensi

Minggu, 05 April 2026, April 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-06T04:32:25Z
Bupati Cup III IPSI PesawaranDaerah

Bupati Cup III IPSI Pesawaran Sukses Digelar, Ajang Cetak Atlet Berprestasi dan Lestarikan Budaya

Advertisement



Pesawaran (Pikiran Lampung) - Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III yang digelar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesawaran berlangsung sukses dan menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet sekaligus pelestarian budaya pencak silat. Ajang bergengsi ini ditutup dengan penyerahan piala dan sertifikat kepada para pemenang di GSG Pemkab Pesawaran, Minggu (5/4/2026), setelah berlangsung selama dua hari sejak 4 April 2026.


Sebanyak 80 pesilat putra dan putri dari sembilan perguruan silat binaan IPSI Kabupaten Pesawaran turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga berperan sebagai sarana penjaringan atlet berbakat yang akan dipersiapkan untuk menghadapi ajang yang lebih tinggi, seperti Gubernur Cup dan Porprov 2026.


Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas semangat dan sportivitas para peserta selama bertanding. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga mempererat persaudaraan antarperguruan serta menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.


Bupati juga memberikan apresiasi kepada para juara maupun seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia berpesan agar para atlet yang berhasil meraih prestasi tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas latihan.

“Sementara bagi yang belum berhasil, jadikan hasil ini sebagai motivasi untuk bangkit dan berlatih lebih giat,” ujar Nanda.


Hal senada disampaikan Wakil Bupati Pesawaran sekaligus Ketua IPSI Kabupaten Pesawaran, Antonius Muhammad Ali. Ia menyebut kejuaraan ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam menjaring atlet-atlet terbaik daerah.

“Kami berharap seluruh atlet terus berlatih secara konsisten agar pencak silat Pesawaran semakin maju dan mampu bersaing di tingkat provinsi,” ungkapnya.


Berdasarkan hasil pertandingan, Johan Saputra dari Perguruan Tapak Suci dinobatkan sebagai pesilat terbaik putra. Sementara itu, gelar pesilat terbaik putri sekaligus peraih medali emas diraih oleh Marseli Cesa Mutia Sari dari Perguruan PSHT.


Medali perak diraih oleh Diah Ayu Kurnia Ramadani dari Perguruan Satria Sejati, sedangkan medali perunggu diraih oleh Olivia dari Perguruan Pencak Suci. Adapun gelar juara umum berhasil diraih Perguruan Tapak Suci dengan perolehan 10 medali emas dan satu medali perak.


Penutupan kejuaraan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, anggota DPRD, pejabat di lingkungan Pemkab Pesawaran, perwakilan Pengprov IPSI Lampung, para ketua perguruan silat, dewan juri, wasit, pelatih, serta seluruh peserta dan panitia penyelenggara.(alung)