Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Komandan Kodim 0410/KBL, Roni Hermawan, menunjukkan peran aktif dalam mendukung program kesehatan nasional dengan menghadiri kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka penguatan komitmen dan aksi nyata penanggulangan Tuberkulosis (TB) di Kota Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Gedung Semergou, Teluk Betung Utara, tersebut berlangsung tertib dan aman berkat sinergi seluruh aparat terkait. Kehadiran Dandim tidak sekadar seremonial, namun juga turut memantau langsung jalannya rangkaian acara.
Acara diawali dengan penampilan tari tradisional Tapis Berseri, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta penayangan video terkait upaya penanggulangan TB di Bandar Lampung. Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memaparkan capaian sekaligus tantangan dalam penanganan TB di wilayahnya.
Selanjutnya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan arahan terkait pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menekan angka penyebaran TB.
Puncak kegiatan diisi dengan arahan dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, dan Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus. Keduanya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan TNI dalam mendukung percepatan eliminasi TB.
Menanggapi hal tersebut, Kolonel Arm Roni Hermawan menyatakan kesiapan jajarannya untuk berperan aktif di lapangan dalam mendukung program pemerintah.
“Kami siap mendukung penuh upaya percepatan penanggulangan TB, termasuk melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan Piagam Penghargaan Penanggulangan Tuberkulosis oleh Wamendagri dan Wamenkes, didampingi Gubernur Lampung dan Wali Kota Bandar Lampung. Penghargaan diberikan kepada tenaga kesehatan puskesmas, rumah sakit, kader posyandu, serta pengurus PKK se-Kota Bandar Lampung.
Dandim turut memberikan dukungan kepada para penerima penghargaan, serta aktif mengikuti sesi dialog interaktif bersama kader dan penyintas TB. Ia memberikan motivasi agar para mantan pasien dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TB.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.000 peserta ini juga melibatkan camat, lurah, kepala dinas kesehatan provinsi dan kota, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta aparat terkait lainnya. Sinergi yang terjalin antara Kodim 0410/KBL, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait berhasil menciptakan suasana kondusif hingga kegiatan berakhir pukul 12.00 WIB.
Melalui kehadirannya, Dandim 0410/KBL kembali menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional penanggulangan Tuberkulosis.(anju)