lisensi

Jumat, 17 April 2026, April 17, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-18T03:28:27Z
NasionalSekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Dunia Pers Tanah Air Berduka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Advertisement



Jakarta (Pikiran Lampung) - Organisasi Pers tanah air berduka, salah satu wartawan senior dan juga merupakan Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, Sabtu 18 April 2026, meninggal dunia akibat sakit yang ia derita. Pria kelahiran Aceh Tenggara itu, hembuskan nafas terakhirnya di RS Budi Kemuliaan. Diagnosis penyakit jantung jadi penyebabnya. Kabar wafatnya dengan cepat menyebar di kalangan jurnalis dan organisasi pers, mengingat peran besar almarhum dalam membangun profesionalisme wartawan di Tanah Air.


Almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PWI Riau sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai Sekjen PWI Pusat. Selama kariernya, ia aktif memperjuangkan kebebasan pers, peningkatan kualitas wartawan, serta menjaga marwah profesi jurnalistik.


Pria kelahiran Aceh, 2 Juli 1972 ini dikabarkan mengalami serangan jantung sebelum akhirnya meninggal dunia. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak tertolong. Kepergian mendadak ini menjadi pukulan berat, terutama bagi rekan-rekan sejawat yang mengenalnya sebagai pribadi yang tegas namun bersahaja.


Rencananya, jenazah almarhum akan diterbangkan dari Jakarta menuju Pekanbaru, Riau, untuk dimakamkan. Kota tersebut memiliki kedekatan emosional dengan almarhum, mengingat perjalanan kariernya yang panjang di wilayah tersebut.


Ucapan duka cita terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari organisasi pers, pejabat, hingga insan media di daerah. Banyak yang mengenang dedikasi dan kontribusinya dalam memperkuat eksistensi PWI sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia.


Segenap pimpinan, wartawan, dan karyawan media Pikiran Lampung turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Zulmansyah Sekedang. Doa dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa, serta diterima seluruh amal ibadahnya.


Kepergian Zulmansyah bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia jurnalistik Indonesia. Warisan pemikiran dan perjuangannya diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi wartawan berikutnya dalam menjaga integritas dan profesionalisme pers.(*)