Advertisement
Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Provinsi Lammpung terus
begerak maju untuk menjadi kawasan industry terkemuka di Pulau Sumatera. Yang
berbasis kepada industri agraris dan maritim juga pariwista.
Ada 4 Kabupaten yang ada di Bumi Ruwa Jurai saat ini sedang dan akan terus dikembangkan oleh Pemprov Lampung, salah satunya yakni Kabupaten Way Kanan.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan,
pihaknya segera mengembangkan Kawasan Industri Way Kanan pada 2027 untuk
mendukung hilirisasi komoditas daerah.
"Kawasan industri yang dikembangkan di Provinsi
Lampung ada lima, yang ada di beberapa kabupaten. Kami mendorong kelimanya bisa
segera dikembangkan," ujar Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal,
kemarin.
Ia mengatakan dari kelimanya, Kawasan Industri Way Kanan
direncanakan mulai dikerjakan pengembangannya pada 2027.
"Kawasan Industri Way Kanan 2027 segera dikerjakan karena kawasan industri ini sudah ada anchor tenant atau perusahaan manufaktur yang menjadi penggerak utama dan menopang ekosistem sehingga bisa cepat ditangani. Tapi memang ini belum jadi kawasan ekonomi khusus, sehingga kami masih mendorong untuk itu," katanya.
Dia menjelaskan dari lima kawasan industri tersebut, tiga
kawasan industri sedang menjalani studi kelayakan, dan satu kawasan industri
sudah memiliki investor.
"Dorongan pengembangan lima kawasan industri ini pun,
akan didukung dengan adanya keunggulan infrastruktur pelabuhan yang cukup
strategis untuk pelaksanaan ekspor di kawasan Sumatera bagian selatan,"
ucap dia.
Menurut dia, pengembangan kawasan industri ini dilakukan,
sebab di Provinsi Lampung kontribusi sektor industri terhadap Produk Domestik
Regional Bruto (PDRB) baru mencapai 18 persen dan masih didominasi oleh
industri berbasis komoditas.
"Lalu dari potensi nilai komoditas lokal sebesar
Rp150 triliun, baru sekitar Rp30 triliun yang telah diolah melalui industri
hilirisasi. Oleh karena itu adanya kawasan industri ini akan membantu dalam
proses hilirisasi komoditas lokal yang ada di Lampung," tambahnya.
Diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung siap
mengembangkan lima kawasan industri untuk mendukung hilirisasi komoditas di
daerah itu yakni Kawasan Industri Way Kanan yang berlokasi di Kabupaten Way
Kanan, kawasan industri ini berbasis agro yang mengelola komoditas lokal dengan
luas 4.500 hektare.
Kawasan Industri Tanggamus berlokasi di Kabupaten
Tanggamus yang berfokus pada pengembangan kawasan industri berbasis maritim
dengan luas 1.200 hektare.
KAIL II Tanjung Bintang berlokasi di Kabupaten Lampung Selatan
berfokus pada pembangunan industri dengan luas 127 hektare.
Kawasan Industri Katibung berlokasi di Kabupaten Lampung
Selatan akan berfokus pada kawasan industri berbasis migas dan petrokimia
dengan luas 300 hektare, dan Kawasan Industri Rejosari yang memiliki potensi
luas lahan kurang lebih 4.000 hektare.
Kawasan ini mencakup tiga wilayah desa di dua kabupaten
yaitu Desa Rejosari di Kecamatan Natar seluas 3.000 hektare, serta Desa Negeri
Katon, dan Desa Halangan Ratu Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran dengan
luas lahan kurang lebih 1.000 hektare.(ant/p1)