Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti peringatan HUT ke-15 Pikiran Lampung yang digelar pada Minggu, 26 April 2026. Dalam rangkaian acara tersebut, tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Drs. H. Herman Edy dari Pondok Pesantren Mutiara Miftahul Jannah menjadi momen yang menyentuh hati para hadirin.
Dalam ceramahnya, Ustadz Herman Edy menekankan pentingnya berbagi dalam kehidupan sehari-hari serta menjauhi sifat kikir yang dapat mempersempit kehidupan seseorang.
“Orang yang pelit itu hidupnya sempit, bahkan kuburannya pun sempit. Sebaliknya, orang yang suka berbagi akan dilapangkan hidupnya oleh Allah,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Ia juga berharap kegiatan berbagi seperti yang dilakukan dalam peringatan HUT Pikiran Lampung tidak hanya dilakukan sekali dalam setahun, tetapi bisa lebih sering. “Kalau bisa satu tahun empat kali, sehingga dapat terus berbagi, utamanya dengan kami dari pondok pesantren,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa sifat pelit dapat terlihat dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. “Anak-anak pun tahu mana rumah yang pelit dan mana yang tidak. Ini menjadi cerminan bagaimana kita bersikap dalam kehidupan,” katanya.
Dalam tausyiahnya, Ustadz Herman Edy juga mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memperbanyak dzikir dan rasa syukur kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa nikmat yang diberikan akan terus bertambah jika manusia pandai bersyukur.
“Allah berfirman, bersyukurlah kepada-Ku, maka Aku akan tambah nikmat itu. Jangan sampai kita ingkar atas nikmat yang sudah diberikan,” tuturnya.
Menariknya, ia mengibaratkan usia 15 tahun Pikiran Lampung layaknya masa remaja yang sedang berkembang pesat. “Usia 15 tahun itu seperti anak remaja, sedang kuat-kuatnya. Tinggal bagaimana diarahkan agar terus memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Ia pun menilai keberadaan Pikiran Lampung telah memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan diharapkan terus menjadi ladang amal. “Kalau sesuatu dihidupkan oleh Allah dan memberi manfaat bagi banyak orang, itu tanda keberkahan. Pikiran Lampung ini sudah terlihat manfaatnya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Herman Edy juga menyampaikan doa dan harapan kepada pimpinan serta para pejabat yang hadir. Ia menyinggung peran CEO Pikiran Lampung yang dinilai mampu menghadirkan banyak manfaat melalui kegiatan berbagi, serta menyapa Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang hadir langsung dalam acara tersebut.
“Mudah-mudahan bapak panjang umur, keluarga diberi kemajuan, dan apa yang dikerjakan di Provinsi Lampung membawa keberkahan bagi semua. Insya Allah, jika rezeki bapak-bapak bertambah, ingatlah kami yang di pondok,” ucapnya dengan penuh harap.
Di akhir tausyiahnya, ia turut mendoakan seluruh pihak yang hadir agar senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.
Peringatan HUT ke-15 Pikiran Lampung kemudian ditutup dengan doa bersama dan kegiatan bakti sosial sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Kesederhanaan acara justru semakin memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur.
Dengan mengusung semangat “Maju Bersinar, Terang 2026”, Pikiran Lampung diharapkan terus berkembang menjadi media yang profesional, bijak, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan menjadi jembatan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.(madi)