lisensi

Selasa, 28 April 2026, April 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-29T04:44:42Z
IteraPendidikan

Itera Luncurkan Smart BRT Rute Kampus–MBK

Advertisement


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi mengoperasikan layanan transportasi publik cerdas, Smart BRT Itera, rute Kampus Itera–Mall Boemi Kedaton (MBK), Selasa (28/4/26). Kehadiran bus berbasis teknologi ini menandai babak baru transformasi transportasi massal yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.


Peluncuran yang dipusatkan di Pelataran Gedung A Itera ini memperkenalkan tiga armada yang siap melayani sivitas akademika dan masyarakat umum. Dengan tarif terjangkau sebesar Rp5.000, layanan ini menerapkan sistem pembayaran nontunai sepenuhnya melalui QRIS dan uang elektronik.


Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menegaskan bahwa Smart BRT ini bukan sekadar alat angkut biasa, melainkan ruang pengembangan riset lintas disiplin. Bus ini dirancang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dan didukung teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk pemantauan operasional secara real-time.


“Smart BRT Itera diharapkan menjadi sarana mobilitas bagi mahasiswa dan sivitas akademika, sekaligus mendukung pengembangan pembelajaran dan penelitian terkait transportasi cerdas dan energi berkelanjutan,” ujar Prof. Nyoman dalam sambutannya.


Ia menambahkan, pengembangan ini merupakan langkah nyata Itera dalam membantu mengurangi kemacetan dan polusi di kawasan perkotaan Bandar Lampung.


Gubernur Lampung, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. Yanyan Ruchyansyah, M.Si., menyambut baik inovasi ini. Ia menilai pertumbuhan kendaraan pribadi yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan harus diatasi dengan transportasi massal yang mumpuni.

“Ketika sistem transportasi berjalan baik, produktivitas masyarakat meningkat dan aktivitas ekonomi akan bergerak lebih optimal,” kata Yanyan.


Senada, Kepala BPTD Kelas II Lampung, Jonter Sitohang, S.Sos., M.T., yang mewakili Kementerian Perhubungan RI, mengapresiasi langkah mandiri Itera. Ia mencatat Itera sebagai salah satu perguruan tinggi pelopor yang mengembangkan sistem BRT secara mandiri dengan dukungan hibah bus dari Kemenhub sejak 2016.


“Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam membangun sistem transportasi yang maju dan berkelanjutan,” tegas Jonter.


Sebagai bentuk promosi awal kepada masyarakat, pengelola memberikan layanan gratis selama dua hari, yakni pada 28–29 April 2026. Penumpang diharapkan dapat mulai beradaptasi dengan sistem transportasi digital yang ditawarkan oleh kampus teknologi tersebut.(anju)