lisensi

Kamis, 09 April 2026, April 09, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-10T03:45:08Z
Kepala Kanwil Kemenag Lampung Dr.H. Zulkarnain S.Ag M.Hum

Kakanwil Kemenag Zulkarnain Hadiri Rakor Madrasah, Perkuat Mutu Pendidikan di Lampung Utara

Advertisement



Lampung Utara (Pikiran Lampung) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) menggelar rapat koordinasi daerah pendidikan madrasah di Aula MTsN 1 Lampung Utara, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah di daerah.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri kepala madrasah negeri dan swasta, Kelompok Kerja Pengawas Madrasah, serta pengurus K3RA dan IGRA se-Kabupaten Lampung Utara. Forum ini juga menjadi sarana menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan pendidikan.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, menegaskan bahwa rakor ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi madrasah.


“Rapat koordinasi ini menjadi ruang untuk saling berbagi, mengidentifikasi kelemahan, serta mencari solusi guna meningkatkan mutu madrasah,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan penuh amanah serta mengedepankan pendekatan humanis dalam mendidik peserta didik tanpa kekerasan.


“Perlakukan peserta didik dengan istimewa. Di balik setiap kelemahan pasti ada kelebihan. Karena itu, tebarkan kasih sayang kepada semua,” tambahnya.


Selain itu, Zulkarnain mendorong penerapan metode pembelajaran adaptif seperti deep learning, meaningful learning, dan joyful learning agar proses pendidikan lebih efektif dan menyenangkan, serta menanamkan sikap moderat dalam menghadapi keberagaman karakter siswa.


Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Herry Setiawan, dalam laporannya menyampaikan data kelembagaan madrasah di Lampung Utara yang mencapai ratusan unit dengan total siswa sebanyak 25.278 orang.


“Hari ini kita memiliki 79 RA, 61 MI, 66 MTs, dan 36 MA. Ini menjadi potensi besar yang harus terus kita dorong agar kualitas pendidikan madrasah semakin meningkat,” ujarnya.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Aprizandi, menyoroti masih banyaknya guru swasta yang belum tersertifikasi, sehingga perlu peningkatan kompetensi dan pemenuhan kualifikasi tenaga pendidik.


“Dengan sinergi yang baik, mari kita majukan madrasah di Lampung Utara. Ke depan, kita berharap dukungan dan bantuan untuk madrasah semakin meningkat,” pungkasnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antar pemangku kepentingan semakin kuat sehingga kualitas pendidikan madrasah di Lampung Utara terus berkembang dan mampu bersaing di masa mendatang.(bams)