Advertisement
Lampung Selatan (Pikiran Lampung)- Suasana halaman Mapolres Lampung Selatan mendadak riuh, Kamis, (27/4/26) Bukan karena ada kejadian, melainkan ratusan warga asyik beradu strategi di atas meja domino.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, resmi membuka Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80.
Dengan mengenakan pakaian bebas layaknya masyarakat dan didampingi PJU Polres, Kapolres melempar batu gaple pertama sebagai tanda dimulainya lomba.
“Gaple ini bukan sekadar mainan. Ini budaya kita. Lewat gaple, kita ngobrol, ketawa bareng, dan yang paling penting silaturahmi makin erat,” ujar AKBP Toni Kasmiri dalam sambutannya.
Lomba bertajuk ‘Sabuk Kamtibmas’ ini mengusung tema ‘Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan’. Kapolres menegaskan, keamanan bukan hanya tugas polisi.
“Lamban itu rumah. Kalau rumah kita aman, rukun, warganya guyub, otomatis Lampung Selatan juga aman. Sabuk Kamtibmas artinya kita semua jadi sabuk pengaman bagi lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Peserta lomba datang dari berbagai kalangan tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, perwakilan desa, Media, hingga anggota TNI-Polri. Total 80 pasang peserta ikut ambil bagian, sesuai angka HUT Bhayangkara tahun ini.
Para peserta memperebutkan juara 1, 2 dan 3 karena banyak hadiah menarik yakni uang pembinaan, hadiah menarik dari panitia, doorprize dan hadiah utama 3 unit Sepeda Listrik.
Warga sekitar sangat antusias untuk berdatangan ke Mapolres Lampung selatan.
“Seru, Pak. Biasa main di pos ronda, sekarang bisa tanding di Polres. Sekalian kenal sama Pak Kapolres,” kata Suryanto, peserta asal Kalianda.
Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas akan berlangsung selama tiga hari yakni mulai tanggal 27, 28, 29 April 2026.
Kapolres berharap, semangat kebersamaan dari meja gaple ini menular ke kehidupan sehari-hari.
“Menang kalah biasa. Yang utama, kita kumpul, kita guyub rukun. Kalau warga kompak, pelaku kejahatan mikir dua kali masuk Lampung Selatan. Inilah makna ‘Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan’,” tutupnya.(mario)