Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Raden Inten menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama insan pers mitra serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung, Senin (13/04/2026).
Mengusung tema “Kodam XXI/Raden Inten Menyapa”, kegiatan yang berlangsung di Aula Jenderal Sudirman Makodam XXI/Raden Inten ini berlangsung hangat dan penuh keakraban. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara TNI, media, dan kalangan mahasiswa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, didampingi Brigjen TNI Andrian Susanto serta jajaran pejabat Kodam XXI/Raden Inten.
Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak dalam momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Hari baik dan bulan baik, saya beserta jajaran Kodam XXI/Raden Inten memohon maaf lahir dan batin apabila selama ini terdapat kesalahan dan kekhilafan. Momen Idul Fitri ini menjadi awal untuk saling memaafkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen TNI yang selalu mengedepankan hukum serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Menurutnya, TNI turut berperan dalam mendukung program pemerintah, termasuk program Presiden Prabowo Subianto, salah satunya melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Per Maret 2026 telah terbangun sebanyak 134 gerai KDMP dari total rencana 1.370 bangunan. Capaian ini menempatkan Provinsi Lampung dalam lima besar nasional,” jelasnya.
Terkait isu yang melibatkan oknum TNI, Pangdam menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran. Ia memastikan setiap anggota yang terbukti bersalah akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam sesi dialog, perwakilan mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait pentingnya perlindungan terhadap kebebasan berpendapat. Mereka berharap tidak ada tindakan intimidasi terhadap aktivis, termasuk menyinggung kasus yang menimpa aktivis HAM asal Lampung, Andrie Yunus.
Menanggapi hal tersebut, Pangdam mengajak semua pihak untuk bijak dalam menerima informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan yang belum tentu benar. Ia juga mendorong insan pers untuk menyajikan berita yang akurat dan berimbang.
“Jika ada kritik, sampaikan dengan data yang valid sehingga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Pangdam mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota TNI, khususnya di lingkungan Kodam XXI/Raden Inten.
“Kami akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dan memberikan sanksi tegas apabila terbukti melanggar,” tegasnya.
Acara Halal Bihalal ditutup dengan sesi foto bersama dan saling bersalaman sebagai simbol kebersamaan serta saling memaafkan di momen Idul Fitri.(anju)