lisensi

Rabu, 22 April 2026, April 22, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-23T00:16:19Z
HukumSeorang ibu jadi korban begal di Kotabumi

Lampura Mencekam!!!, Seorang Ibu Jadi Korban Begal Di Kotabumi, Tangan Dibacok dan Motornya Dibawa Kabur

Advertisement



Lampura (Pikiran Lmapung)– Aksi kriminalitas jalanan di wilayah hukum Lampung Utara kian meresahkan. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) menjadi korban pembegalan sadis saat melintas di jalur lintas, tepatnya di samping Rumah Makan Taruko, Kecamatan Abung Selatan, pada Rabu (22/4/2026).


Peristiwa ini mendadak viral setelah rekaman video amatir berdurasi 19 detik beredar luas di jagat media sosial. Dalam video tersebut, warga mengonfirmasi bahwa korban merupakan warga Desa Ratu Abung yang sedang dalam perjalanan sebelum akhirnya dihadang oleh pelaku kejahatan.


Kronologi Kejadian


Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, korban dihentikan paksa oleh pelaku yang diduga telah mengincar korban sejak jauh. Tak hanya merampas harta benda, pelaku juga bertindak kejam dengan membacok tangan korban hingga mengalami luka serius.


"Korban warga Ratu Abung. Motor Honda Beat miliknya dibawa kabur pelaku ke arah Bandar Lampung," ujar salah satu warga dalam rekaman video tersebut dengan nada panik.


Kondisi Korban


Pasca kejadian, warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan pertama. Korban segera dilarikan ke Klinik Bu Lela untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka senjata tajam yang dideritanya.


Desakan Terhadap Kepolisian


Kejadian ini memicu gelombang kemarahan netizen dan masyarakat setempat. Banyak pihak menilai kondisi keamanan di Lampung Utara, khususnya di wilayah Abung Selatan, semakin tidak kondusif dan mengancam nyawa warga yang beraktivitas di jalan raya.


Warga mendesak jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara dan Polsek Abung Selatan untuk segera bertindak tegas dan memburu pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Abung Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun pengejaran terhadap pelaku pembegalan tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat melintasi jalur rawan, terutama pada jam-jam sepi.(Rima)