Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukmanul Hakim, menegaskan komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan kompetitif, seiring pelaksanaan wisuda 172 siswa Tahfidz Al-Qur’an yang dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, Rabu (29/4/2026) di Aula MAN 1 Bandar Lampung.
Menurut Lukmanul Hakim, momentum wisuda tahfidz ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi bukti nyata keberhasilan madrasah dalam memadukan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter dan spiritual berbasis Al-Qur’an.
“Wisuda ini adalah refleksi dari komitmen kami dalam melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga berkarakter dan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Yan Maradonna, bersama para orang tua, guru, dan tamu undangan dalam suasana khidmat.
Dalam kesempatan itu, Lukmanul Hakim juga menyampaikan capaian membanggakan para siswa. Dari 172 wisudawan tahfidz, sebanyak 29 siswa memiliki hafalan terbanyak, 11 siswa meraih predikat fasohah terbaik, 20 siswa menjadi tasmi terbaik, dan 27 siswa tercatat sebagai siswa terbaik di kelasnya.
Tak hanya unggul dalam bidang tahfidz, prestasi akademik siswa juga menunjukkan tren positif. Dari total 480 lulusan tahun ini, sebanyak 167 siswa telah diterima di perguruan tinggi melalui jalur undangan.
“Dalam empat tahun terakhir, tingkat penerimaan alumni ke perguruan tinggi negeri konsisten di atas 90 persen, bahkan pernah mencapai 93 persen. Ini menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual,” jelasnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, dalam sambutannya menegaskan keunggulan madrasah terletak pada kemampuannya mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, kecakapan berbahasa, serta kedekatan dengan Al-Qur’an.
“Madrasah memiliki keistimewaan karena mampu melahirkan generasi yang menguasai bahasa Inggris dan bahasa Arab sekaligus, serta kuat dalam hafalan Al-Qur’an. Inilah kekuatan utama madrasah,” ungkapnya.
Senada, Yan Maradonna menilai wisuda tahfidz menjadi simbol keberhasilan dalam menanamkan nilai-nilai Qurani sebagai fondasi karakter peserta didik. Adapun Herry Setiawan menegaskan bahwa capaian MAN 1 Bandar Lampung mencerminkan keberhasilan madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, seimbang antara akademik, akhlak, dan spiritual.
Dengan capaian tersebut, Lukmanul Hakim optimistis MAN 1 Bandar Lampung akan terus menjadi pusat lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap berkontribusi di tengah masyarakat dan dunia global.(bila)