lisensi

Minggu, 12 April 2026, April 12, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-12T09:21:32Z
Munas IPSI Ke XVINasional

Munas XVI IPSI 2026 , Prabowo Subianto Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade

Advertisement


Jakarta (Pikiran Lampung) – Semangat membawa pencak silat menembus panggung dunia menggema dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center, Sabtu (11/04/2026). Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI, hadir langsung membuka kegiatan tersebut.


Mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade”, Munas IPSI 2026 dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Tampak mendampingi Presiden, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Pemuda dan Olahraga, Kapolri, serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero).


Dalam rangkaian acara, Panglima TNI bersama para pejabat lainnya menerima plakat penghargaan dari PB IPSI sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dukungan terhadap pembinaan serta pengembangan pencak silat di Tanah Air.


Menteri Luar Negeri RI Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). Sugiono terpilih secara aklamasi. Ia bakal memegang jabatan sebagai Ketua PB IPSI untuk masa bakti 2026-2030.


Sebelumnya, Bayu Syahjohan yang bertindak sebagai Ketua Tim Penjaringan menyatakan bahwa ada dua nama yang muncul. Pertama Prabowo Subianto dan kedua adalah Sugiono.


"Nama-nama terjaring seperti yang tadi disampaikan, ada dua. Yang pertama tentunya kita menghargai Ketua Umum yang lama, Bapak Prabowo Subianto. Dan tadi kita sudah dengarkan bersama pada saat sambutannya, beliau sudah tidak bersedia kembali. Dan nama orang yang terjaring dari beberapa perguruan dan Pengprov (Pengurus Provinsi), nama kedua adalah Bapak Sugiono."ujarnya.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, melainkan bagian dari warisan budaya bangsa yang memiliki nilai historis dan filosofi mendalam. Ia menilai pencak silat mencerminkan nilai-nilai kesatria yang menjadi identitas bangsa Indonesia.


Menurutnya, penguatan pembinaan dan pengembangan pencak silat harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Presiden juga menyatakan komitmennya untuk tetap memberikan dukungan kepada IPSI, meskipun ke depan tidak lagi menjabat sebagai ketua umum organisasi tersebut.


Ia mengakui bahwa hingga kini pencak silat belum masuk dalam cabang olahraga Olimpiade. Namun demikian, ia optimistis peluang tersebut tetap terbuka, mengingat prestasi atlet pencak silat Indonesia yang telah menorehkan berbagai medali di tingkat internasional, baik emas, perak, maupun perunggu.


Sementara itu, TNI turut menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga, termasuk pelestarian pencak silat sebagai bagian dari budaya bangsa.


Dukungan lintas sektor ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya berjaya di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. (*)