lisensi

Minggu, 05 April 2026, April 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-06T04:06:57Z
PLN UID Lampung

Penggunaan SPKLU di Lampung Melesat pada Idul Fitri 2026, Tembus 3.090 Transaksi

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah mendorong peningkatan tajam penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Provinsi Lampung. Tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik, seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), membuat konsumsi listrik di SPKLU melonjak signifikan.


Berdasarkan data PLN UID Lampung, selama periode siaga Ramadan dan Idul Fitri 2026, tepatnya 14 Maret hingga 29 Maret 2026, tercatat sebanyak 3.090 transaksi pengisian daya dengan total konsumsi listrik mencapai 73.919 kWh. Dari angka tersebut, jarak tempuh kendaraan listrik diperkirakan mencapai 110.878 kilometer.


Jika dibandingkan dengan periode Idul Fitri 2025, yang mencatat 949 transaksi dengan konsumsi listrik sebesar 19.222 kWh, terjadi lonjakan yang sangat signifikan. Hal ini menunjukkan akselerasi penggunaan kendaraan listrik yang semakin kuat di tengah masyarakat.


Untuk mendukung kelancaran perjalanan, PLN UID Lampung telah menyiagakan 67 unit EV charger di 40 lokasi strategis. Infrastruktur ini memiliki jarak antar-SPKLU rata-rata sekitar 22 kilometer, sehingga memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam merencanakan perjalanan, baik di jalur mudik utama maupun kawasan perkotaan. Selain itu, tiga unit SPKLU Mobile juga disiagakan di titik-titik strategis guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan.


PLN UID Lampung turut mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini dilengkapi fitur Trip Planner yang membantu pengguna menemukan lokasi SPKLU, serta fitur AntreEV yang memungkinkan pemantauan antrean pengisian daya secara real time.


General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

“Kami berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan infrastruktur SPKLU yang andal dan merata, khususnya pada momen penting seperti Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman tanpa kekhawatiran,” ujarnya.


Salah satu pengguna kendaraan listrik, Andre, mengaku terbantu dengan keberadaan SPKLU yang semakin mudah diakses. Ia menilai proses pengisian daya selama perjalanan mudik berlangsung cepat dan efisien.


“Saya merasa sangat terbantu dengan keberadaan SPKLU yang semakin banyak. Selama perjalanan mudik, pengisian daya juga tidak perlu antre lama, sehingga perjalanan terasa lebih tenang dan nyaman,” ungkapnya.


PLN UID Lampung menegaskan akan terus memperluas jaringan SPKLU serta meningkatkan kualitas layanan demi mendukung ekosistem kendaraan listrik yang andal. Tren pertumbuhan positif ini diharapkan dapat mendorong percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia.(bila)