lisensi

Sabtu, 11 April 2026, April 11, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-11T16:26:08Z
EkonomiPertamina Sumbagsel

Tiga Gudang BBM Subsidi Diamankan Polda, Pertamina Sumbagsel Ambil Langkah Tegas Ke Penyalur

Advertisement

 


Bandarlampung (Pikiran Lampung) – Terbongkarnya tiga gudang penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi oleh Polda Lampung mencuat serta mendapatkan apresiasi semua pihak.

 

Untuk mengantipasi hal ini tidak terulang kembali, pihak Pertamina mengambil langkah –langkah pengamanan.

 

Dimana, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memperkuat pengawasan kepada seluruh lembaga penyalur Bahan Bakar Subsidi (BBM) agar menjalankan operasional sesuai ketentuan.

 

"Kami sampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah tegas aparat Kepolisian Daerah Lampung dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah tersebut. Kami juga terus memperkuat pengawasan dan pembinaan kepada seluruh lembaga penyalur agar menjalankan operasional sesuai ketentuan,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, kemarin.

 

Menurutnya, penindakan gudang pengelolaan BBM ilegal di Lampung oleh aparat kepolisian menjadi langkah penting untuk menjaga agar distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran.

 

"Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel secara konsisten menginstruksikan seluruh lembaga penyalur untuk menyalurkan BBM bersubsidi sesuai regulasi yang berlaku serta memperkuat sistem pengawasan di lapangan," kata dia.

 

Dia mengatakan, pengawasan terhadap distribusi dilakukan secara berlapis, baik melalui monitoring langsung di lapangan maupun pemanfaatan CCTV di SPBU.

 

"Selain itu, Pertamina juga menerapkan sistem digital melalui QR Code Program Subsidi Tepat untuk memastikan penyaluran lebih transparan dan tepat sasaran," kata dia.

 

 

 

Ia mengatakan, dalam menjalankan tugas tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait lainnya, guna memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

 

"Apabila terbukti terdapat pelanggaran oleh lembaga penyalur, Pertamina tidak segan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku," kata dia.

 

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk turut berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi.

 

"Masyarakat dapat melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan melalui Pertamina Contact Center 135 atau aparat penegak hukum," kata diam. (Ant/P1)