lisensi

Sabtu, 02 Mei 2026, Mei 02, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-02T13:03:58Z
Bupati Tanggamus Drs. Moh. Saleh AsnawiDaerah

Bupati Tanggamus Resmi Buka BOTA-CAMPOTA di Pantai Cukuh Batu, Sinyal Promosi Wisata Menjangkau Dunia

Advertisement


Tanggamus (Pikiran Lampung) – Hamparan pesona alam pesisir menjadi saksi dibukanya kegiatan Beaches On The Air (BOTA) dan Camping On The Air (CAMPOTA) di Pantai Cukuh Batu, Kota Agung, Sabtu (2/4/2026).


Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, secara langsung meresmikan ajang komunitas radio amatir yang dinilai mampu mengangkat nama daerah hingga ke kancah internasional.


Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan komunitas radio amatir yang telah memilih Tanggamus sebagai lokasi kegiatan. Ia menegaskan, event ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga strategi promosi wisata yang efektif dan unik.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Terima kasih telah mempercayakan Tanggamus sebagai tuan rumah,” ujar Saleh Asnawi.



Ia menambahkan, Tanggamus memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari garis pantai Teluk Semaka sepanjang 202 kilometer hingga panorama pegunungan dan perbukitan yang memukau. Potensi tersebut, kata dia, harus terus dipromosikan melalui berbagai cara kreatif, termasuk melalui gelombang radio.


“Melalui kegiatan ini, keindahan Tanggamus bisa ‘mengudara’ dan dikenal lebih luas, bahkan hingga mancanegara,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta menghormati kearifan lokal selama kegiatan berlangsung.


Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Tanggamus, Heridwan Ghozali, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Lampung, Palembang, Bogor, hingga Banten. Ia menilai, BOTA-CAMPOTA menjadi salah satu event terbesar yang pernah digelar di Tanggamus.


“Dengan dukungan propagasi yang baik, komunikasi radio bisa menjangkau negara-negara seperti Amerika, Brasil, Inggris, bahkan Rusia. Dari situlah Tanggamus bisa dikenal dunia,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia menyebut pihaknya berencana mengembangkan konsep serupa di kawasan pegunungan melalui program Summits On The Air (SOTA) yang direncanakan berlangsung di wilayah Gisting dan Ulubelu.


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Kota Agung, serta para lurah setempat.


BOTA-CAMPOTA resmi ditutup pada Minggu (3/4/2026) pukul 10.00 WIB, meninggalkan kesan mendalam sekaligus harapan besar: Tanggamus semakin dikenal, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di mata dunia. (Ady)