lisensi

Minggu, 24 Mei 2026, Mei 24, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-24T08:27:41Z
Pelaku Penembakan ASN Di Metro Menyerahkan Diri

Pelaku Penembakan ASN di Kota Metro Menyerahkan Diri, Didampingi Wakil Bupati Lampung Utara

Advertisement

                         


Metro (Pikiran Lampung) – Kurang dari 24 jam setelah aksi penembakan yang menewaskan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang juga merupakan pemilik usaha kuliner Happy Chicken di Kota Metro, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke aparat kepolisian. Pria berinisial F (21), yang diduga sebagai pelaku penembakan terhadap Dedi Kristian Agung (40), mendatangi Mapolres Lampung Utara pada Minggu (24/5/2026).


F yang merupakan warga Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, datang didampingi pihak keluarga, kepala desa setempat, serta Wakil Bupati Lampung Utara untuk menjalani proses hukum.


Penyerahan diri pelaku berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian. Sejumlah personel disiagakan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses berlangsung.


Tim Tekab 308 Polres Metro bersama jajaran Polda Lampung juga turut melakukan pengamanan di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif.



Meski pelaku telah berada di tangan polisi, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri motif pasti di balik aksi penembakan yang menggemparkan warga Metro Barat itu.


Selain pemeriksaan intensif terhadap pelaku, aparat juga masih memburu dan mengamankan sejumlah barang bukti penting yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti yang sedang dikumpulkan meliputi senjata api yang digunakan saat penembakan, pakaian yang dikenakan pelaku ketika kejadian, hingga sepeda motor yang dipakai untuk melarikan diri.


Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti tambahan guna memperkuat proses penyidikan dan memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh.


Diketahui, peristiwa penembakan itu terjadi di kawasan Jembatan Item, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, pada Sabtu malam (23/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.


Korban, Dedi Kristian Agung, yang diketahui merupakan seorang ASN yang juga merupakan pemilik usaha kuliner Happy Chicken, meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian kepala.


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, insiden berdarah tersebut diduga dipicu persoalan utang piutang. Korban disebut menagih tunggakan pembayaran bank keliling kepada pelaku sebelum perselisihan berujung pada aksi penembakan maut.(red)