lisensi

Minggu, 24 Mei 2026, Mei 24, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-24T07:46:36Z
Mobil Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol SurabayaNasional

Kecelakaan Maut di Tol KM 834, Anggota DPR RI Luka Berat, Dua Staf Meninggal

Advertisement



Jatim (Pikiran Lampung)- Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas tol Jawa, tepatnya di Ruas tol Jawa Timur.

Dikutif dari beragai sumber media, Sebuah mobil innova yang membawa anggota DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman mengalami kecelakaan maut dengan truk di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834 jurusan Surabaya Jatim, pada Sabtu (23/5/2026) sore kemarin. 


Akibatnya, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan dua dalam kondisi luka berat.


Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Alex Anwaruh dan Adinda Najwa. Keduanya merupakan staf yang mendampingi Gus Hilman dalam perjalanan tersebut.


Sementara itu, Gus Hilman bersama sopir kendaraan berhasil selamat dari insiden maut tersebut.

Namun, keduanya mengalami kondisi kritis dan harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan intensif.

 

Kondisi Moibil usai kecelakaan. Foto Istimewa


Ipda Firman Panit PJR Jatim 4 saat dikonfirmasi mengatakan, korban meninggal merupakan dua staf dari Gus Hilman, yakni AA (25 tahun) dan AN (26 tahun). Saat itu, keduanya bersama MH berada dalam satu mobil Innova nopol  N 1297 NB yang dikemudikan MA (36 tahun).

 

AA meninggal di lokasi kejadian, sementara AN dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Untuk MH sendiri saat ini masih menjalani perawatan intensif akibat luka berat dan patah tulang. Ia telah dirujuk ke RSUD dr. Soetomo, Surabaya. Sedangkan Mahrus dilaporkan mengalami luka ringan.Informasi Lalu Lintas

 

“Almarhumah Dinda itu waktu di TKP, (diperiksa) anggota medis sudah tidak bernyawa. Untuk yang almarhum AN. Itu kejadian dievakuasi ke rumah sakit masih hidup. (Tapi) meninggal di rumah sakit,” tutur Ipda Firman saat on air di Radio Suara Surabaya, Minggu (24/5/2026) pagi.

 


Dari pemeriksaan kepolisian dan rekaman CCTV, sopir Inova itu diduga dalam kondisi mengantuk atau kurang konsentrasi saat mengemudi. Akibatnya, mobil yang seharusnya di lajur cepat, perlahan berpindah ke jalur ke lajur lambat sehingga menabrak belakang dump truck nopol W 8439 UK yang dikemudikan IS (49 tahun).

 

“Jadi kalau dari lihat dari CCTV, untuk kendaraan Innova itu melaju dari arah Probolinggo ke arah Surabaya. Jadi kemungkinan untuk driver ini kurang konsentrasi, kemungkinan mengantuk ya. Jadi secara perlahan pindah ke lajur lambat.

 

Di jalur lambat itu ada kendaraan dump truck melaju. Nah, langsung menabrak sisi kanan belakang kendaraan dump truck,” jelasnya.

 

Ipda Firman menambahkan bahwa kecepatan mobil saat kejadian terbilang cukup tinggi, bahkan speedometer mobil tersebut masih menunjuk angka 110 km/jam saat berhenti setelah tabrakan.Radio Streaming

 

Selain itu, setelah menabrak belakang truk, mobil tidak terpental, melainkan terjepit di bagian belakang truk bermuatan pasir dan terseret.

 

“Jadi waktu di TKP itu, kendaraan Innova itu masih nancap posisi di hampir di kolongnya dump truck itu. Jadi sempat terseret itu dari bekas bannya di lokasi itu sempat terseret beberapa meter itu,” jelas Ipda Firman.

 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dari lokasi kejadi (**)