lisensi

Rabu, 06 Mei 2026, Mei 06, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-06T17:51:39Z
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Sekdaprov Marindo Hadiri Groundbreaking Jalan Brabasan–Wiralaga, Perkuat Konektivitas Lampung–Sumsel

Advertisement

 


Mesuji (Pikiran Lampung) – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan groundbreaking ruas jalan Brabasan–Wiralaga di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Mesuji, Rabu (6/5/2026). Turut hadir mendampingi Gubernur Mirza, jajaran kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda, serta pemerintah kabupaten setempat.


Pembangunan ruas jalan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antara Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara lebih merata.


Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa ruas jalan tersebut memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk dari wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menuju Provinsi Lampung.


“Ini jalan paling ujung di Provinsi Lampung. Ketika orang masuk, kesan pertama harus langsung terasa bahwa jalannya sudah baik,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa kualitas infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi etalase daerah. Untuk itu, Gubernur meminta kontraktor menjadikan proyek ini sebagai pekerjaan terbaik dengan kualitas yang mampu bertahan minimal 15 tahun, mengingat tingginya intensitas kendaraan angkutan hasil perkebunan seperti sawit, karet, dan singkong.


“Minimal satu kali pembangunan harus kuat 15 tahun. Kendaraan besar banyak melintas di sini, jadi kualitas harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.


Gubernur juga mengingatkan bahwa pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang telah lama menginginkan akses jalan yang layak.


Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terluar. Menurutnya, jarak geografis tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pembangunan.


“Mesuji memang jauh dari ibu kota provinsi, tapi tidak boleh jauh dari pembangunan. Kita ingin semua wilayah merasakan manfaat pembangunan,” katanya.


Sementara itu, Marindo Kurniawan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


“Pembangunan ruas Brabasan–Wiralaga ini bukan hanya soal memperbaiki jalan, tetapi juga membuka akses ekonomi baru, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Marindo.


Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke daerah yang selama ini relatif jauh dari pusat pemerintahan.


Pembangunan ditargetkan selesai dalam 240 hari kalender, namun diupayakan dapat rampung lebih cepat pada September 2026. Dengan perbaikan ini, tingkat kemantapan jalan di ruas tersebut diharapkan mencapai 100 persen pada akhir tahun.


Secara keseluruhan, Kabupaten Mesuji memiliki dua ruas jalan provinsi dengan total panjang 41,045 kilometer, dengan tingkat kemantapan saat ini mencapai 78,99 persen.


Bupati Mesuji, Elfianah, menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut. Ia menyebut proyek ini sebagai harapan baru bagi masyarakat yang telah lama menantikan perbaikan akses jalan utama.

“Pembangunan ini membawa harapan besar bagi masyarakat Mesuji. Tidak hanya memperlancar akses, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, hingga pengembangan UMKM,” ujarnya.


Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat diikuti dengan program penguatan sektor lain seperti pertanian, perkebunan, dan pemberdayaan desa.


Ruas Brabasan–Wiralaga sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat-pusat produksi di Kabupaten Mesuji yang didominasi sektor perkebunan, sekaligus menjadi akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarprovinsi.(Nugroho)