lisensi

Kamis, 07 Mei 2026, Mei 07, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-08T08:06:05Z
BudayaSekdaprov Marindo Kurniawan Gunakan Bahsa LampungTulangbawang

Menarik, Sekdaprov Marindo Gunakan Bahasa Lampung Menggala Saat Jamu Warga Tulangbawang

Advertisement

 


Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Hal menarik lain yang terlihat saat warga tiga Desa Bakung Kabupaten Tulangbawang menyampaikan aspirasi ke Pemprov Lampung adalah dalam bahasa yang dipergunakan. 


Dimana, Sekdaprov Marindo Kurniawan saat berbicara menyapa warga Tulangbwang yang hadir menyampaikan aspirasinya hari itu, lansung dengan menggunakan bahasa Lampung Menggala. 


Hal ini terlihat saat Sekdaprov Marindo saat menyapa warga Bakung di Ruang Abung Pemprov Lampung, Kamis (7/5/2026). 


 Yang juga Merupakan bahasa sehari hari dipergunakan oleh warga berjuluk Sai Bumei Nengah Nyappur tersebut. 


" Tabik Pun, nyow kabar metew ghopok sehat segalow kedew, Peroman no wayah cerah segalow dawah ejow,"kata Sekdaprov menyapa dengan nada bercanda khas Lampung namun tetap santun.




Sapaan Marindo dengan bahasa Lampung yang cair tersebut langsung merubah suasana yang tadinya sempat tegang menjadi lebih besifat kekeluargaan.  Masih dengan bahasa Lampung Menggala dan tutur kata yang khas perwatin Tulangbawang, Marindo menyampaikan salam dari Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan wagub Jihan.

"Ejow tabik jamow metei kaban kemaman, warei tanjar dan penetuho tiyus, ekam hadir dijo selaku mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal jamow Ibu wagub jihan, beliau tiyan wo kilui mahaf mak dapok hadir ulah wat kegiatan jamo pak menteri dawah ejow," kata Sekdaprov Marindo. 

Dalam kesempatan itu juga Sekadprov Marindo berjanji akan menyampaikan aspirasi warga 3 Desa Bakung Tulangbawang ini ke Gubernur Mirza dan akan diperjuangkan hingga ke pemerintah pusat. 

"Ejow permasalahan sengketa tanoh di tiyuh Bakung akan ekam sampaike adok pak gubernur dan mungkin jemoh tepui langsung gham tindaklanjuti adok pemerintah pusat,"kata Mantan PJ Bupati Pringsewu ini. 



Warga Tulangbawang yang awalnya kaget Sekdaprov menyapa mereka dengan bahasa Lampung Menggalo, langsung merespon dengan menggunakan bahasa yang sama. 


Sepanjang acara, Marindo tetap banyak mengunakan Bahasa Lampung yang diseling dengan bahasa Indonesia. 

Walaupun terdengar sedikit ''aneh' untuk telinga orang Lampung, namun apa yang dilakukan Marindo mendapatkan apresiasi dari banyak kalangan yang hadir, 

Ini patut dimaklumi, sebab, selain sehari-hari mengunakan Bahasa Indonesia, Sekdaprov juga diketahui menguasai beberapa bahasa Asing dengan cukup fasih. Seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin. 

Sekdaprov Marindo sendiri merupakan asli keturunan Tulangbawang  dengan rumah di Jalan 1 lingai Menggala. Dan memiliki keturunan darah biru atau ninggrat dari sang ibu. 




Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung menjembatani komunikasi penyelesaian konflik agraria yang terjadi di tiga kampung di Kabupaten Tulang Bawang, yakni Kampung Bakung Udik, Bakung Ilir dan Bakung Rahayu. 


Upaya tersebut terungkap saat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menerima masyarakat Kampung Bakung Udik bersama sejumlah pihak terkait di Ruang Abung Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandarlampung, Kamis (7/5/2026 (CEO)