Advertisement
Jakarta (Pikiran Lampung) - Cape Verde menorehkan sejarah baru di pentas sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya, negara kepulauan di Afrika itu berhasil melaju ke fase knockout Piala Dunia setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.
Hasil 0-0 di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, sudah cukup mengantarkan Cape Verde mengamankan posisi runner-up Grup H dengan koleksi tiga poin. Pencapaian ini menjadi tonggak bersejarah bagi Blue Sharks yang sukses menembus fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Sejak awal pertandingan, duel berlangsung dalam tempo tinggi karena kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif demi menjaga peluang lolos. Baru empat menit laga berjalan, bek Arab Saudi Saud Abdulhamid menerima kartu kuning usai menghentikan pergerakan Joao Paulo.
Arab Saudi sempat tampil lebih agresif pada awal pertandingan, tetapi belum mampu menciptakan peluang berbahaya. Sebaliknya, Cape Verde memilih bermain sabar sambil mencari celah melalui serangan balik.
Peluang pertama Cape Verde hadir pada menit ke-22 melalui tendangan Willy Semedo. Namun, upayanya masih berhasil diamankan kiper Mohammed Al-Owais.
Memasuki pertengahan babak pertama, Cape Verde mulai menguasai jalannya laga. Penguasaan bola meningkat, tetapi rapatnya lini belakang Arab Saudi membuat setiap serangan mampu dipatahkan.
Menjelang turun minum, Semedo kembali memperoleh kesempatan lewat tembakan keras dari sisi kanan kotak penalti. Sayangnya bola masih melebar dari sasaran. Arab Saudi membalas lewat sundulan Mohamed Kanno pada masa injury time, namun kiper Vozinha tampil sigap mengamankan bola. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, Cape Verde langsung meningkatkan intensitas serangan. Monteiro nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-48, tetapi tendangannya berhasil ditepis Al-Owais. Semenit berselang, Kevin Pina juga mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun bola melambung di atas mistar.
Tim asuhan Pedro Leitão Brito terus menekan. Deroy Duarte memperoleh peluang emas pada menit ke-56, tetapi penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.
Arab Saudi sesekali mengancam melalui serangan balik. Salah satu peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-66, namun bola masih melambung sehingga gagal mengubah kedudukan.
Peluang paling bersih Cape Verde datang pada menit ke-75 ketika Laros Duarte berhadapan langsung dengan Mohammed Al-Owais. Namun, sang penjaga gawang tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting yang menjaga skor tetap imbang.
Memasuki menit-menit akhir, Cape Verde terus menggempur pertahanan The Green Falcons. Arab Saudi sempat mengancam lewat peluang pada menit ke-90+1, tetapi kembali digagalkan oleh penyelamatan Vozinha.
Cape Verde bahkan sempat menjebol gawang Arab Saudi di penghujung laga melalui Rodrigues. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena offside lebih dulu.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tidak berubah. Meski gagal meraih kemenangan, hasil imbang itu sudah cukup mengukir sejarah baru bagi Cape Verde yang kini resmi melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut.(*)