lisensi

Senin, 01 Juni 2026, Juni 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-01T15:30:28Z
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Ekonomi Lampung Semakin Tumbuh dan Kuat, Sektor Pariwisata Terus Bersinar

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana, perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata, hingga penguatan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.


Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan sektor pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi.


“Pemerintah Provinsi Lampung saat ini terus meningkatkan sektor pariwisata unggulan sebagai salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Kami melakukan peningkatan sarana dan prasarana, akses jalan menuju destinasi wisata, serta memperkuat aspek keamanan dan kenyamanan wisatawan,” ujar Marindo Kurniawan, Senin (1/6/2026).


Menurutnya, Pemprov Lampung juga terus memperluas kerja sama dengan sektor swasta dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata agar lebih profesional, kompetitif, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.


Selain itu, sinergi dengan aparat keamanan terus diperkuat guna memastikan keamanan kawasan wisata maupun jalur-jalur wisata yang menjadi akses utama pengunjung.


“Kami juga meningkatkan kerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan sektor pariwisata serta memperkuat sinergi bersama aparat keamanan untuk memastikan destinasi wisata dan jalur wisata tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi wisatawan,” katanya.


Marindo menjelaskan, Lampung memiliki banyak destinasi unggulan yang menjadi favorit wisatawan, di antaranya Pantai Mutun, Pantai Sari Ringgung, Pahawang, Teluk Kiluan, Taman Nasional Way Kambas, Menara Siger, Pulau Sebesi, hingga kawasan wisata bahari di Kabupaten Pesawaran,  Lampung Selatan dan juga Pesisir Barat yang sudah sangat dikenal para pelancong dari mancanegara.


Menurutnya, sektor pariwisata Lampung menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan ke Lampung sepanjang tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar 27 juta kunjungan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.


Hingga Mei 2026, tren kunjungan wisatawan masih terus menunjukkan peningkatan, terutama selama periode libur panjang dan cuti bersama bulan Mei 2026. Sejumlah destinasi wisata pantai, wisata alam, dan wisata keluarga di Lampung mengalami lonjakan kunjungan signifikan dibanding hari biasa.


“Selama libur dan cuti bersama Mei 2026 terjadi peningkatan kunjungan wisatawan di berbagai destinasi. Dampaknya sangat positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, tingkat hunian hotel, usaha kuliner, hingga sektor transportasi,” ujar Marindo.


Peningkatan aktivitas wisata tersebut juga terlihat dari tingginya okupansi hotel dan meningkatnya mobilitas wisatawan domestik selama masa liburan.


Khusus di Kabupaten Pesawaran, Pemprov Lampung terus mendorong peningkatan konektivitas menuju kawasan wisata unggulan yang selama ini menjadi magnet wisatawan, terutama menuju Pantai Mutun, Pantai Sari Ringgung, Pahawang, Kelagian, dan sejumlah destinasi wisata bahari lainnya.


Perbaikan dan peningkatan kualitas jalur wisata dilakukan secara bertahap untuk mendukung kelancaran akses wisatawan sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan menuju destinasi wisata.


“Pesawaran menjadi salah satu kawasan prioritas pengembangan wisata karena memiliki potensi wisata bahari yang sangat besar. Oleh karena itu peningkatan jalur wisata dan konektivitas terus kami dorong agar akses wisatawan semakin mudah dan nyaman,” ungkapnya.


Marindo menegaskan, Pemprov Lampung akan terus menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah melalui pembangunan infrastruktur, promosi destinasi, penguatan sumber daya manusia pariwisata, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.


“Target kami bukan hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan meningkatkan belanja wisata agar dampaknya semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Lampung,” tegasnya.(red)