Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung)– Di tengah kesibukan warga Kelurahan Sukarame 2 dan Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, tampak sesosok Babinsa dengan sigap mengatur alur kerja, memastikan keselamatan, serta ikut mengangkat material bangunan. Itulah potret nyata kepedulian dan kedekatan TNI dengan rakyat yang dijalankan oleh Sersan Satu suwardiono Babinsa Kodim 0410/KBL, dalam pembangunan Jembatan Beton Sungai Way Betung Tahap V dan VI.
Memasuki hari kesembilan (H+9), Sabtu (13/6/2026), pembangunan jembatan yang dijuluki "Jembatan Perintis Garuda" ini terus menunjukkan progres positif. Dengan panjang 23 meter dan lebar 2 meter, jembatan beton ini kelak akan menjadi penghubung vital antara dua kelurahan yang selama ini terpisah oleh aliran Sungai Way Betung.
Kehadiran Babinsa Kodim 0401/KBL bukan sekadar formalitas. Sejak tahap awal, mulai dari survei lokasi (4 Juni), ground breaking (5 Juni), hingga kini memasuki tahap persiapan lokasi, Sertu suwardiono tidak pernah absen mendampingi warga. "Kehadiran saya di sini adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai aparat kewilayahan. Jembatan ini bukan milik saya, bukan milik TNI, tapi milik warga 150 kepala keluarga (sekitar 360 jiwa). Saya hanya ingin memastikan semangat gotong royong tetap menyala dan pekerjaan berjalan aman," ujar Sertu suwardiono saat ditemui di lokasi, Sabu sore.
Dalam laporan harian yang diterima redaksi, pelibatan personel pada hari ini terdiri dari 6 orang anggota TNI (Kodim), 1 orang teknisi, dan 6 orang masyarakat. Babinsa menjadi ujung tombak koordinasi antara teknisi dan warga, sekaligus memastikan setiap tahap persiapan berjalan sesuai prosedur. Saat ini, progres fisik pembangunan baru mencapai 4%, dengan fokus pada penyiapan lokasi dan pembersihan akses.
Warga setempat mengaku sangat terbantu dengan pendampingan Babinsa. Hj. Fatimah (52), tokoh masyarakat Kelurahan Sukarame 2, mengungkapkan, "Pak Babinsa itu seperti keluarga kami sendiri. Beliau yang menggerakkan warga untuk ikut kerja bakti, menjelaskan rencana pembangunan, bahkan ikut angkat batu. Kami jadi lebih semangat."
Kondisi cuaca yang cerah sepanjang hari turut mendukung kelancaran kegiatan. Situasi di sekitar lokasi pembangunan jembatan dilaporkan aman dan terkendali, serta aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa hambatan.
Danrem 043/Gatam melalui laporan yang diterima menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 0401/KBL, khususnya para Babinsa yang terus berada di garda terdepan. "Inilah wujud nyata TNI hadir untuk rakyat. Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tapi simbol persatuan dan kepedulian. Babinsa adalah kunci keberhasilan pembangunan di wilayah," demikian kutipan dari pesan yang disampaikan.
Dengan target penyelesaian yang terus dikebut, diharapkan Jembatan Perintis Garuga dapat segera dinikmati oleh masyarakat. Berkat peran aktif Babinsa Kodim 0401/KBL, semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terbukti menjadi kekuatan utama dalam membangun negeri.(Fatur)