lisensi

Sabtu, 27 Juni 2026, Juni 27, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-27T17:05:57Z
OlahragaTimnas Voli Putra melangkah ke Final AVC 2026

Keren, Kandaskan Tuan Rumah India, Timnas Voli Putra Indonesia Ke Final di Ajang AVC Asia 2026

Advertisement

 


India (Pikiran Lampung)- Tim bola Voli Putra Indonesia menciptakan prestasi fenomenal pada ajang AVC Cup 2026 yang berlangsung di Negara India.

 

Dimana, timnas voli putra Indonesia meraih kemengan dramatis atas tuan rumah India pada semifinal AVC Cup 2026, Sabtu (27/6/2026) .


 Meski mendapat tekanan sepanjang pertandingan, skuad Merah Putih mampu menjaga fokus hingga akhirnya menang 3-2 (15-25, 26-24, 25-20, 19-25, dan 15-13) dan melaju ke final.

 

Asisten pelatih timnas voli putra Indonesia, Nur Widayanto, mengakui dukungan penuh suporter memberikan keuntungan tersendiri bagi India.

 

"Memang dukungan suporter India berpengaruh ke mental pemain mereka. Mereka seperti dapat energi tambahan," ujar Nur.

 


Menurut Nur, atmosfer tersebut membuat Indonesia kesulitan mengembangkan permainan pada awal pertandingan. Servis keras yang didorong semangat para pendukung tuan rumah membuat penerimaan bola pertama Indonesia tidak berjalan maksimal.

 

"Di set pertama kita tidak berkembang karena jump serve mereka sangat keras dan menyulitkan. Di set kedua dan ketiga penerimaan bola pertama lebih bagus karena anak-anak sudah paham cara meredam bola. Selain itu, mulai set kedua sampai kelima kualitas servis mereka juga menurun," katanya.

 

Meski berada di bawah tekanan, tim pelatih terus meminta para pemain tetap tenang dan tidak terpancing suasana pertandingan. Nur menilai ketenangan menjadi kunci kebangkitan Indonesia setelah kehilangan set pertama.

 


Ia juga mengungkapkan keputusan memasukkan Putra Bagus Hidayatullah kembali ke lapangan merupakan bagian dari strategi untuk mengantisipasi serangan pemain-pemain India yang memiliki jangkauan pukulan tinggi. Putra menggantikan Gumilar.

 

"Putra dimasukkan lagi buat membendung serangan mereka yang jangkauannya tinggi," ujarnya.

 

Indonesia juga sempat menghadapi situasi sulit ketika Farhan Halim mengalami masalah pada punggung di set keempat. Kondisi tersebut membuat kualitas servis dan serangan tim sedikit menurun.

 

"Di set keempat sebenarnya kita sudah unggul tiga poin, tetapi Farhan Halim ada masalah di punggung yang membuat kualitas servis dan serangan kita menurun. Alhamdulillah Doni bisa menyesuaikan. Dia bisa mencetak poin saat menyerang dan bagus dalam penerimaan bola pertama," tutur Nur.

 


Pada set penentuan, Indonesia kembali berada dalam tekanan setelah tertinggal tiga poin. Namun, tim pelatih menginstruksikan para pemain agar tetap sabar dan fokus merebut poin satu per satu.

 

"Di awal set kelima sempat ketinggalan tiga poin karena servis pemain mereka menyulitkan sehingga serangan kita kena blok. Anak-anak tetap kami instruksikan buat sabar, ambil poin satu demi satu. Akhirnya bisa menyusul dan unggul selisih dua poin sampai selesai," katanya.

 


Nur menilai kemenangan atas India menjadi bukti mental bertanding para pemain Indonesia semakin matang. Mampu bangkit di hadapan ribuan pendukung lawan menunjukkan skuad Merah Putih tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental untuk menghadapi tekanan di level internasional.

 

Dengan kemenangan tersebut, Indonesia memastikan satu tempat di final AVC Cup 2026 dan akan menghadapi Korea Selatan dalam perebutan gelar juara. (***)