Advertisement
Tanggamus (Pikiran Lampung) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Melalui razia malam yang digelar pada Jumat (12/6/2026), sejumlah barang terlarang berhasil diamankan dari kamar hunian warga binaan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kota Agung, Ruh Harijadi, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Administrasi Kamtib, serta jajaran petugas pengamanan. Sebelum pelaksanaan razia, seluruh petugas terlebih dahulu menerima arahan guna memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur.
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah kamar hunian, termasuk pemeriksaan badan warga binaan. Petugas memeriksa setiap sudut kamar, lemari penyimpanan, hingga barang-barang pribadi yang berpotensi digunakan untuk menyimpan benda terlarang.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan berbagai barang yang tidak seharusnya berada di dalam blok hunian, di antaranya beberapa unit telepon genggam, kabel listrik, botol kaca, paku, potongan besi, hingga benda tajam rakitan yang berpotensi mengganggu keamanan lapas.
Seluruh barang hasil temuan langsung diamankan sebagai barang sitaan dan akan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Kota Agung Ruh Harijadi menegaskan bahwa kegiatan razia merupakan langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban serta mendukung program pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam lapas.
"Kami terus berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang. Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara rutin maupun insidental sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan," ujar Ruh Harijadi.
Razia tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) sekaligus upaya mewujudkan Lapas Kotaagung yang bersih dari praktik penyalahgunaan handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar).
Dengan pengawasan yang semakin diperketat, Lapas Kota Agung berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga sehingga proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan secara optimal. (Ady)