lisensi

Selasa, 30 Juni 2026, Juni 30, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-30T14:16:34Z
UPTD Taman Budaya Lampung

Liga Seni Pelajar Provinsi Lampung 2026 Resmi Digelar, Angkat Kreativitas Generasi Muda Melalui Musik, Tari, Dan Teater

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung melalui UPTD Taman Budaya Lampung kembali menggelar Liga Seni Pelajar Provinsi Lampung Tahun 2026. Memasuki penyelenggaraan yang ke-25, ajang ini terus menjadi wadah pembinaan kreativitas sekaligus ruang kompetisi bagi pelajar SMA/sederajat untuk menampilkan kemampuan terbaik di bidang seni.


Kegiatan yang akan berlangsung pada 3 hingga 9 Agustus 2026 di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung tersebut akan mempertandingkan tiga cabang seni, yakni seni musik, seni tari, dan seni teater. Peserta berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung yang telah lolos tahapan seleksi.


Kepala UPTD Taman Budaya Lampung, Melly Ayunda, mengatakan Liga Seni Pelajar bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter serta pengembangan potensi generasi muda di bidang seni dan budaya.


"Liga Seni Pelajar telah menjadi agenda yang kami laksanakan secara konsisten selama 25 tahun. Kegiatan ini bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap seni dan budaya daerah," ujar Melly Ayunda, selasa (30/06/2026).


Ia menjelaskan, proses pendaftaran peserta telah berlangsung pada 6 hingga 20 Mei 2026. Setelah itu, panitia melaksanakan tahapan kurasi untuk menentukan 15 grup terbaik pada masing-masing cabang seni yang berhak tampil pada pelaksanaan utama. Hasil kurasi sendiri telah diumumkan pada 25 Mei 2026.


Menurut Melly, kualitas peserta yang lolos tahun ini dinilai cukup kompetitif karena seluruh grup telah melewati proses seleksi yang melibatkan tim kurator sesuai bidangnya masing-masing.


"Kami berharap seluruh peserta dapat menjadikan Liga Seni ini sebagai ajang belajar, berbagi pengalaman, dan memperluas wawasan berkesenian. Menang memang menjadi tujuan, tetapi yang lebih penting adalah proses berkarya dan semangat melestarikan budaya Lampung," katanya.


Pada penyelenggaraan tahun ini, Liga Seni Pelajar juga menghadirkan kolaborasi dengan Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Provinsi Lampung melalui Festival Kungfu Pelajar yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.


Melly menilai kolaborasi tersebut menjadi inovasi baru yang diharapkan mampu memperkaya ruang ekspresi pelajar sekaligus mempererat sinergi antara seni pertunjukan, budaya, dan pengembangan potensi generasi muda di Provinsi Lampung.


"Kami ingin Taman Budaya menjadi rumah bersama bagi kreativitas anak-anak muda. Dengan adanya kolaborasi bersama AKTI melalui Festival Kungfu Pelajar, kami berharap kegiatan ini semakin menarik, lebih inklusif, dan mampu melahirkan generasi yang berprestasi serta bangga terhadap budaya daerahnya," tutup Melly Ayunda.(salsa)