lisensi

Jumat, 26 Juni 2026, Juni 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-27T06:48:03Z
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Sekdaprov Marindo Dorong Peran Muhammadiyah dalam Kemajuan Pendidikan Lampung

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut jajaran pengurus pusat dan daerah Persyarikatan Muhammadiyah di Mahan Agung, Kamis malam (25/6/2026).


Penyambutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-17 Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (ALPTK PTMA) yang berlangsung pada 25-27 Juni 2026 di Hotel Emersia Bandar Lampung.


Kegiatan nasional itu diikuti 101 peserta dan tamu undangan yang berasal dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia. Kehadiran para akademisi dan pengurus Muhammadiyah tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan organisasi pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


Marindo menyampaikan, peran Muhammadiyah selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui pengembangan lembaga pendidikan dan pencetakan sumber daya manusia yang berkualitas.


"Kehadiran Muhammadiyah di Lampung bukan hanya sebagai organisasi pendidikan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun manusia yang unggul dan berdaya saing," ujar Marindo.



Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan investasi utama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi pendidikan harus terus diperkuat.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Lampung sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas ALPTK PTMA ke-17.


Menurut Gubernur, kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan mampu melahirkan gagasan dan inovasi baru untuk kemajuan pendidikan nasional.


" Kemajuan Provinsi Lampung hari ini tentunya tidak luput dari sumbangsih Muhammadiyah yang telah berkiprah di Provinsi Lampung dan mendidik Sumber Daya Manusia yang berkualitas," ujar Gubernur.


Ia menilai peran Muhammadiyah melalui berbagai lembaga pendidikan telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia di Lampung. Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Muhammadiyah, khususnya dalam bidang peningkatan kualitas pendidikan.


Gubernur juga menyoroti tema Rakernas ALPTK PTMA yang dinilai selaras dengan tantangan pendidikan saat ini. Menurutnya, Indonesia membutuhkan tenaga pendidik yang tidak hanya mampu menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan daya saing generasi muda.


Hal tersebut sejalan dengan pandangan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., yang menegaskan pentingnya penguatan ekosistem Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam mencetak guru berkualitas.


"Semakin bagus ekosistem LPTK kita, maka akan semakin bagus juga calon-calon guru yang akan kita dapatkan. Dengan begitu kita bisa memastikan ekosistem pembelajaran kita di masa depan akan lebih terjamin, akan lebih cerah, seperti cerahnya sang surya bersinar," tutur Wamendikdasmen.


Selain penguatan pendidikan umum, Gubernur Lampung turut menekankan pentingnya pengembangan pendidikan vokasi sebagai langkah mempercepat penyerapan lulusan ke dunia kerja. Pemerintah Provinsi Lampung, kata dia, berkomitmen memperkuat pendidikan vokasi sebagai strategi meningkatkan kualitas SDM.


Gubernur juga mengungkapkan rencana peluncuran Program Satu Desa Satu Sarjana bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta pada tahun 2027.


"Kalau ada sekitar 2.600 desa di Lampung, berarti ada 2.600 anak yang akan kami berikan beasiswa setiap tahun. Kami berharap perguruan tinggi Muhammadiyah dapat menjadi salah satu mitra utama dalam menyukseskan program ini," ungkapnya.


Sementara itu, Rakernas ALPTK PTMA ke-17 diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis dalam memperkuat pendidikan tenaga kependidikan, meningkatkan kualitas guru Indonesia, serta mempererat kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan Persyarikatan Muhammadiyah menuju terwujudnya generasi unggul Indonesia Emas 2045.


"Kami ucapkan selamat mengikuti Rapat Kerja Nasional ALPTK PTMA. Semoga menghasilkan putusan-putusan strategis yang membawa kemajuan bagi dunia pendidikan Indonesia dan menjadi amal jariyah bagi kita semua," pungkas Gubernur.(salsa)