lisensi

Jumat, 26 Juni 2026, Juni 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-26T07:28:55Z
Sekretaris DPRD Provinsi Descatama Paksi Moeda

Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Sampaikan Sambutan Gubernur pada Pembukaan PLDP Batch II

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Program Pelajar Lampung di Parlemen (PLDP) Batch II resmi dibuka sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan demokrasi dan membangun karakter kepemimpinan generasi muda di Provinsi Lampung. Kegiatan ini diikuti pelajar SMA sederajat dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung.


Pada kegiatan tersebut, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M. menyampaikan sambutan Gubernur Lampung pada pembukaan kegiatan PLDP Batch II. Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Lampung yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung AM. Safei, M.Ag., serta Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung Munir Abdul Haris, S.Sos., Jumat (26/6/2026).


Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, disampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Program Pelajar Lampung di Parlemen yang kembali memasuki Batch II.


Program ini dinilai menjadi sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada pelajar untuk mengenal proses demokrasi, tata kelola pemerintahan, serta mekanisme penyampaian aspirasi dan pengambilan keputusan.



Disampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa mendatang. Oleh karena itu, diperlukan ruang yang mampu mendorong pelajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, serta membangun karakter kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.


Menurut Gubernur, tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengakses informasi, tetapi juga bagaimana memahami persoalan secara objektif, memilah informasi secara bijak, serta tetap menjaga budaya dialog dan penghormatan terhadap perbedaan pandangan.


Program PLDP juga dipandang sebagai ruang pembelajaran yang mendorong peserta memahami bahwa proses demokrasi dibangun melalui diskusi, pertukaran gagasan, dan penyusunan keputusan yang mengedepankan kepentingan masyarakat.


Selain itu, momentum bonus demografi yang sedang dihadapi Indonesia menjadi peluang yang harus dimanfaatkan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.


Dengan potensi generasi muda yang dimiliki, Lampung diharapkan mampu menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.


Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta semangat kolaborasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.


Menutup sambutan, Gubernur mengajak seluruh peserta untuk terus belajar, menjaga semangat berkontribusi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kemajuan Provinsi Lampung.(kesya)