lisensi

Jumat, 03 Juli 2026, Juli 03, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-03T23:08:53Z
Bandar LampungKebakaran di Bumi Waras Teluk Betung

Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Bumi Waras Hangus Terbakar, Satu Penghuni Terluka

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sebuah rumah permanen di Jalan Ikan Kiter No. 18 RT 009, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, dilalap api pada Jumat (3/7/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian plafon dapur dan mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar.


Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menerima laporan kebakaran pada pukul 19.55 WIB. Sebanyak 28 personel diterjunkan bersama enam unit mobil pemadam untuk mengendalikan kobaran api. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam dengan menghabiskan enam tangki air, proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 21.10 WIB.


Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga sehingga api tidak sempat merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.


"Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan 28 personel dan enam unit mobil pemadam ke lokasi. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak sampai meluas ke rumah-rumah di sekitarnya. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih menunggu penyelidikan pihak berwenang," ujar Anthoni.


Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Rosila, api pertama kali muncul dari bagian loteng atau plafon dapur. Diduga terjadi arus pendek listrik pada terminal atau colokan yang tersambung langsung, sehingga memicu percikan api. Kobaran kemudian dengan cepat menyambar plafon dan dinding rumah yang berbahan kayu hingga membesar.


Akibat kebakaran tersebut, rumah permanen berukuran sekitar 6 x 7 meter mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah barang berharga ikut terbakar, di antaranya televisi, kulkas, lemari pakaian, lemari makan, meja makan, berbagai perabot rumah tangga, serta plafon dan struktur bangunan rumah.


Peristiwa itu juga menyebabkan kepala keluarga, Samsuri (52), yang berprofesi sebagai sopir angkot, mengalami luka bakar sekitar lima persen di bagian atas kepala. Korban sempat mendapat penanganan awal di puskesmas setempat sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Budi Medika untuk perawatan lebih lanjut.


Menurut keterangan pamong setempat, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp40 juta. Anthoni Irawan mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan tidak menggunakan terminal listrik secara berlebihan guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting.(fikar)