lisensi

Kamis, 23 Juli 2026, Juli 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-23T16:17:47Z
Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza

Hari Anak Nasional 2026, TP-PKK Lampung Beri Dukungan dan Bantuan untuk Anak Binaan LPKA

Advertisement



Pesawaran (Pikiran Lampung) - Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Rabu (23/7/2026). 


Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa setiap anak, termasuk yang sedang menjalani pembinaan, tetap berhak memperoleh perhatian, pendidikan, dan kesempatan untuk menata masa depan.


Pada kesempatan tersebut, Batin Wulan juga menyalurkan bantuan melalui Program Lampung Cerdas sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak anak-anak binaan.


Kunjungan yang turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung Hanita Farial tersebut diisi dengan dialog bersama anak-anak binaan, peninjauan fasilitas pembinaan, serta silaturahmi dengan orang tua anak binaan.


Di hadapan anak-anak, Batin Wulan mengajak mereka tetap bersemangat menjalani masa pembinaan dan memanfaatkan setiap program yang diberikan sebagai bekal untuk menata masa depan.


Ia menilai berbagai program pembinaan yang dijalankan di LPKA telah memberikan ruang bagi anak-anak untuk tetap memperoleh pendidikan, keterampilan, pembinaan karakter, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan.


"Yang terpenting adik-adik semua tetap semangat menjalani pembinaan. Insyaallah semua yang dipelajari di sini akan menjadi bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat," ujarnya.


Batin Wulan juga mengapresiasi berbagai aktivitas yang disediakan bagi anak binaan, mulai dari pendidikan formal, pelatihan keterampilan, olahraga, seni, hingga pembinaan keagamaan yang dinilainya menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan keimanan.


Menurutnya, LPKA bukan sekadar tempat menjalani pembinaan, melainkan ruang belajar bagi anak-anak untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.


"Kalian dibentuk di sini untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Terus belajar, menghormati, dan menaati peraturan sehingga semua proses pembinaan ini benar-benar memberikan manfaat ketika nanti kembali berkumpul bersama keluarga," katanya.


Dalam kesempatan itu, Batin Wulan juga menyampaikan salam dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal kepada seluruh anak binaan.


Ia berharap seluruh peserta pembinaan tetap menjaga kesehatan dan mengikuti setiap program yang telah disiapkan hingga masa pembinaan selesai.


Selain berdialog dengan anak binaan, Batin Wulan juga menyapa para orang tua yang hadir.


Ia mengajak para orang tua untuk terus memberikan doa, perhatian, dan dukungan moral agar anak-anak tetap memiliki semangat menjalani proses pembinaan.


Lebih jauh, Batin Wulan mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pemenuhan hak-hak anak, termasuk bagi anak yang sedang menjalani pembinaan.


"Alhamdulillah hari ini kami dari TP PKK Provinsi Lampung bersama Dinas PPPA berkunjung dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Kami ingin bersilaturahmi, melihat langsung kondisi anak-anak binaan, sekaligus memberikan dukungan kepada mereka," ujarnya.


Terkait dukungan pemerintah, Batin Wulan menegaskan Pemprov Lampung akan terus membangun kolaborasi dengan LPKA dalam mendukung pemenuhan kebutuhan anak binaan, termasuk melalui berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan dan pemberdayaan anak.


Lebih lanjut, Batin Wulan menyampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak di Lampung dan Indonesia.


Ia mengajak seluruh anak untuk terus tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi bagi daerah serta bangsa.


"Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2026. Jadilah anak yang sehat, berakhlak mulia, berbakti, saling melindungi, dan terus mempersiapkan diri menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045," pungkasnya.(alung)