Advertisement
Jakarta (Pikiran Lampung) - Timnas Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF 2026 dengan membawa target besar yang belum pernah terwujud selama hampir tiga dekade, yakni meraih gelar juara perdana. Laga pembuka melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7), menjadi langkah awal Garuda untuk membuktikan konsistensi sekaligus membuka jalan mengakhiri status sebagai spesialis runner-up.
Indonesia masih menjadi satu-satunya tim besar Asia Tenggara yang belum pernah mengangkat trofi AFF sejak turnamen pertama pada 1996. Dari 15 edisi yang telah digelar, Garuda enam kali finis sebagai runner-up, yakni pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.
Harapan baru hadir lewat tangan pelatih John Herdman. Mantan pelatih timnas Kanada yang sukses membawa negaranya tampil di Piala Dunia 2022 itu menjalani debut kompetitif bersama Indonesia di ajang AFF dengan membawa 26 pemain perpaduan senior dan talenta muda, seperti Rizky Ridho, Ragnar Oratmangoen, Jordi Amat, Sandy Walsh, Beckham Putra, Dony Tri Pamungkas, hingga Jens Raven.
Persiapan Indonesia dinilai cukup matang setelah menjalani pemusatan latihan selama tiga pekan di Bali dan menutup agenda tersebut dengan kemenangan 3-0 atas Bali United. Kiper Nadeo Argawinata pun optimistis skuad Garuda mampu mengakhiri penantian panjang meraih gelar.
Tekanan juga datang dari persaingan Grup A. Vietnam langsung memimpin klasemen sementara usai menang telak 7-0 atas Timor Leste, sehingga Indonesia dituntut meraih kemenangan meyakinkan atas Kamboja.
Secara statistik, Indonesia unggul mutlak atas Kamboja dengan enam kemenangan dari enam pertemuan di Piala AFF. Namun, tren tersebut mulai menurun setelah Garuda hanya menang tipis 2-1 pada pertemuan terakhir di edisi 2022.
Di sisi lain, Kamboja datang bukan lagi sebagai tim pelengkap. Pelatih Koji Gyotoku membawa lima pemain naturalisasi, yakni Yudai Ogawa, Hikaru Mizuno, Alisher Mirzaev, Abdel Kader Coulibaly, dan Iago Bento. Mereka juga menunjukkan perkembangan dengan memberikan perlawanan sengit saat kalah 1-2 dari Singapura serta sempat menang 4-0 atas Bhutan dalam laga uji coba.
Indonesia diprediksi tetap mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan muda dengan Nadeo Argawinata di bawah mistar, duet Rizky Ridho dan Jordi Amat di lini belakang, serta Thom Haye, Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen, dan Egy Maulana Vikri sebagai tumpuan permainan. Marselino Ferdinan masih dipantau setelah mengalami benturan saat latihan, sedangkan Justin Hubner kemungkinan absen karena tidak mendapat izin dari klubnya.
Bermodal rekor pertemuan yang sempurna, keuntungan bermain di kandang, dan sentuhan taktik Herdman, Indonesia lebih diunggulkan untuk meraih tiga poin. Meski demikian, Garuda tetap dituntut tampil fokus karena peningkatan kualitas Kamboja berpotensi menjadi ujian pertama dalam misi mengakhiri penantian gelar AFF.(*)