lisensi

Rabu, 29 Juli 2026, Juli 29, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-30T04:27:36Z
Bandar LampungDamkarmat Kota Bandar LampungKebakaran di Gedong Air

Musibah Kamis Dinihari, Rumah di Gedong Air Ludes Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sebuah rumah permanen di Jalan Sisingamaharaja, Gang Cendrawasih No. 10, RT 13 RW II, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, terbakar pada Kamis (30/7/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 85 juta.


Pos Pemadam Kebakaran Mako Tendean menerima laporan kejadian pada pukul 00.59 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan response time hanya 4 menit. Setelah berjibaku memadamkan api selama lebih dari satu jam, kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 02.35 WIB.


Sebanyak 30 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan enam unit mobil pemadam kebakaran. Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar delapan tangki air untuk mengendalikan kobaran api.



Rumah berukuran sekitar 9 x 12 meter tersebut diketahui milik Salim (58), seorang purnabakti dari jabatan pelaksana di PT Kereta Api Indonesia (KAI). Saat peristiwa terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang keluar membeli makanan.


Akibat kebakaran, sejumlah barang berharga hangus terbakar, di antaranya satu unit televisi, kulkas, mesin cuci, kursi, kasur, dan lemari. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.


Berdasarkan keterangan Aryo, saksi sekaligus Ketua RT setempat, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari bagian tengah rumah.


"Pada saat kejadian rumah sedang kosong karena pemilik keluar membeli makanan. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah," ujar Aryo.


Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang. Sementara itu, laporan pertama mengenai kebakaran disampaikan oleh Ibu Anisa, sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan dan mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.(fikar)