lisensi

Rabu, 22 Juli 2026, Juli 22, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-22T07:41:29Z
Nasional

Nanik S Deyang Mundur, Prabowo Tunjuk Wamentan Sudaryono Pimpin BGN

Advertisement



Jakarta (Pikiran Lampung) – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan kesehatan. Pelantikan Sudaryono dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/7/2026) agar kepemimpinan BGN tetap berjalan tanpa kekosongan.


Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan keputusan tersebut diambil langsung oleh Presiden Prabowo untuk memastikan program-program strategis BGN, termasuk Program Makan Bergizi Gratis, tetap berjalan optimal.


"Bapak Presiden memutuskan selaku pengganti Kepala BGN adalah Sudaryono, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).


Prasetyo menjelaskan pelantikan dilakukan pada hari yang sama agar tidak terjadi kevakuman dalam pelaksanaan tugas dan fungsi BGN.


"Penggantinya akan direncanakan dilantik hari ini juga supaya proses atau tugas yang diemban BGN tidak terjadi kevakuman," ujarnya.


Sebelumnya, Nanik S Deyang mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Kepala BGN karena harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri. Keputusan tersebut disampaikannya melalui akun Facebook pribadinya.


"Dengan berat hati, akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7), saya berangkat," tulis Nanik.


Ia menegaskan keputusannya berobat ke luar negeri bukan karena tidak mempercayai kemampuan tenaga medis di Indonesia, melainkan untuk memperoleh second opinion atas kondisi kesehatannya berdasarkan rekomendasi dari rekan-rekannya.


Selain menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo atas pengunduran dirinya, Nanik mengungkapkan Presiden berencana membentuk Dewan Pengawas BGN dan memintanya untuk mengisi posisi Ketua Dewan Pengawas setelah kondisi kesehatannya memungkinkan.


"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya. Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," ungkap Nanik.(*)