Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan kolaborasi dengan organisasi perempuan untuk mempercepat terwujudnya kesetaraan gender dan meningkatkan kualitas hidup perempuan di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat melantik Pengurus Dewan Pengurus Daerah Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (DPD FPPI) Provinsi Lampung Periode 2026–2031 di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (29/7/2026).
Jihan mengatakan, aktifnya kembali FPPI di Lampung menjadi energi baru dalam memperkuat pemberdayaan perempuan di tengah tantangan sosial dan perkembangan teknologi. Ia menegaskan keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat.
"Tanpa kolaborasi dan sinergi, pemerintahan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Kami membutuhkan gandengan tangan dari FPPI untuk menuntaskan berbagai permasalahan yang ada," ujarnya.
Menurut Jihan, meski Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Lampung terus membaik, capaian tersebut harus diwujudkan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui Program PEKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga) yang menyasar perempuan kepala keluarga agar lebih mandiri secara ekonomi melalui dukungan pelatihan dan akses permodalan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP FPPI Marlinda Irwanti Purnomo menegaskan organisasi perempuan harus menghadirkan program yang nyata dan bermanfaat, bukan sekadar seremonial. Ia juga mengajak seluruh organisasi perempuan membangun kolaborasi dan terus meningkatkan kapasitas anggotanya.
Ketua DPD FPPI Provinsi Lampung Adrina Yustitia menambahkan, kepengurusan periode 2026–2031 berkomitmen menjalankan program yang fokus pada pemberdayaan perempuan, memperjuangkan kesetaraan gender, serta mencegah diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan. (salsabila)