lisensi

Kamis, 23 Juli 2026, Juli 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-23T13:33:43Z
DaerahKabupaten Lampung Utara

Rembuk Stunting 2026, Desa Peraduan Waras Lampung Utara Perkuat Komitmen Tekan Angka Stunting

Advertisement



Lampung Utara (Pikiran Lampung) - Komitmen menekan angka stunting terus diperkuat di Desa Peraduan Waras, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rembuk Stunting Tahun 2026 yang digelar di aula desa sebagai wadah menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Peraduan Waras Marta Gunawan, Sekretaris Camat Abung Timur Junaidi, Bhabinkamtibmas, Babinsa Sertu Alamsyah, Ketua BPD Sutiman, Pendamping Desa Basirun, serta unsur terkait lainnya.


Kepala Desa Peraduan Waras, Marta Gunawan, mengatakan rembuk stunting menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan seluruh program pencegahan berjalan secara terpadu.

Menurutnya, penanganan stunting memerlukan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader, hingga keluarga.


“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, kita harus bersama-sama berkomitmen melakukan pencegahan sejak dini melalui berbagai program yang terintegrasi,” ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Camat Abung Timur, Junaidi, menegaskan bahwa rembuk stunting merupakan bagian dari upaya menyelaraskan program desa dengan kebijakan nasional dalam percepatan penurunan stunting.


Ia berharap hasil musyawarah tersebut dapat menjadi acuan dalam penyusunan rencana aksi yang tepat sasaran sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan ibu dan anak.


“Semoga seluruh program yang telah disepakati dapat dilaksanakan secara konsisten dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, sehingga target penurunan stunting dapat tercapai,” katanya.


Melalui kegiatan ini, berbagai usulan program prioritas pencegahan stunting dihimpun untuk diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan desa sebagai langkah mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(bams)