Advertisement
Bandar lampung (Pikiran Lampung)- Peristiwa kebakaran hebat tejadi di Jalan Ki Maja, Keluraha Kedaton, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung tepatnya depan BRI unit Way Halim, Way Halim Permai, Bandarlampung, Selasa (28/7/2026) pukul 6.00 pagi Wib.
Menurut Selamet Cahyono ketua RT setempat, kebakaran melanda tiga bangunan. Yakni, Toko Budi elektronik, Bangunan Bengkel dan Bangunan kosong.
" Ya ada tiga bangunan yang terbakar, sepetinya ada konseting listrik di atas bangunan bengkel,"ujarnya. Tiga bangunan tersebut hangus terbakar berikut isi di dalamnya.
Selain itu, menurut Cahyono, saat kebakaran 4 orang yang berada di Bengkel tambal ban, sempat terjebak di dalam bangunan.
" Beruntung tadi 4 orang itu bisa keluar, dengan menerobos pintu samping,"jelas Cahyono.
Diberitakan sebelumnya, Sebuah bengkel tambal
ban yang terletak di jalan Ki Maja, Kelurahan Kedaton , Kecamatan
Kedaton Bandarlampung, tmenglami musibah kebakaran hebat.
Dugaan sementara bengkel yang persisnya terletak di samping
Toko Budi Elektronik atau depan BRI unit
Way Halim ini mengalami konsleting listrik.
Dari pantauan Pikiran Lampung di lokasi kejadian, untuk
mengatasi kebakaran ini, 4 unit mobil damkar dari Dinas Damkar Bandarlampung tealh
dikerahkan.
Puluhan petugas Damkar Bandarlampung berjibaku dibantu warga, berusaha terus
memadamkan korbaran api. Bangunan tampak
hangus terbakar, berikut peralatan bengkel dan rumah di dalam bangunan
tersebut.
Kebakaran besar ini merembet dan menghanguskan juga Toko Budi
elektronik di sebelah bengkel tersebut. Dimana, dugaan sementara kerugian dari Toko Budi elektronik tersebut mencapai angka ratusan juta rupiah.
Namun, informasi sementara tidak ada korban jiwa, semua penghuni bengkel berhasil menyelamatkan diri dan diselamatkan warga.
Dari penuturan Yudi warga sekitar, kebakaran ini terjadi
pagi buta sekitar pukul 6.00 Wib (28/7/2026) pagi ini.
Sang pemilik bengel, Utomo sambil berlinang air mata
menuturkan jika kejadianya begitu cepat dan tiba -tiba.
" Apinya iba -tiba datang dari arah atas bangunan bang,
kami sudah kelabakan ini gak bisa menyelamatkan bengkel kami lagi,"ujar
Utomo kepada Pikiran Lampung.
Tampak petugas
berupaya keras memadamka api agar tidak meerembet ke bangunan sebelahnya,
terutama ke arah Alfamart.
Dari kebakaran ini pemilik ditaksir mengalami kerugian yang
cukup besar, sekitar Rp50 juta.
Warga sekitar melihat kebakaran ini terlihat panik dan
berusaha memberikan pertolongan, serta menyelamatkan korban, terutama sang
pemilik. Namun situasi masih kondusif. (Alung)