Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Pemerintah Provinsi Lampung menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Timnas Inggris melawan Republik Demokratik Kongo di Pasar Kreatif dan Seni Lampung, kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah menghadirkan hiburan sehat bagi masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penyelenggaraan nobar tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ tertanggal 14 Juni 2026 yang mengimbau seluruh kepala daerah untuk memfasilitasi penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia 2026 sesuai kondisi dan kemampuan daerah masing-masing. Dalam surat itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan ruang-ruang publik dan lokasi strategis agar masyarakat dapat menikmati pertandingan secara bersama-sama.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan Piala Dunia 2026 bukan sekadar ajang olahraga internasional, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat melalui hiburan yang positif.
"Piala Dunia ini momentum bagi kita, pemerintah pusat maupun seluruh pemerintah daerah untuk memberikan hiburan sehat bagi masyarakat," ujar Marindo saat menghadiri kegiatan tersebut.
Menurutnya, penyelenggaraan nobar di ruang publik juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, Pemprov Lampung mengajak berbagai pihak, mulai dari pelaku UMKM, dunia usaha, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga komunitas kepemudaan untuk ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, melalui surat edaran Mendagri, pemerintah daerah juga didorong melakukan publikasi dan sosialisasi agar kegiatan nonton bareng dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Pasar Kreatif dan Seni Lampung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi kreatif sekaligus wadah pemberdayaan UMKM binaan pemerintah.
"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga berbelanja produk-produk UMKM lokal yang berkualitas. Setiap transaksi yang dilakukan masyarakat akan memberikan manfaat langsung bagi para pelaku usaha yang selama ini terus berupaya mengembangkan usahanya," kata Marindo.
Ia menilai semakin banyak masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut, semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan para pedagang dan pelaku UMKM yang membuka usahanya di kawasan Pasar Kreatif dan Seni Lampung.
"Mari kita ramaikan kegiatan ini bersama-sama. Semakin banyak masyarakat yang hadir, semakin besar pula dampak positif yang dirasakan oleh para pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lokasi. Semoga kegiatan ini menjadi contoh bahwa hiburan, kebersamaan, dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan," tutup Marindo.(Alung)