lisensi

Rabu, 05 Agustus 2026, Agustus 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-06T03:31:02Z

Avanza Tabrak Deretan Motor Penjemput Siswa di Depan MTsN 1 Bandar Lampung, Sejumlah Korban Terluka

Advertisement

 



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sebuah mobil Toyota Avanza menabrak sejumlah sepeda motor yang sedang terparkir dan mengantre menjemput siswa di depan MTsN 1 Bandar Lampung, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 16.10 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka serta sedikitnya tujuh sepeda motor mengalami kerusakan.


Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung, Ipda Alvira Yunita, mengatakan kecelakaan bermula saat mobil Avanza berwarna hitam melaju dari arah Simpang Lampu Merah Susilo menuju Jalan Gatot Subroto. Diduga pengemudi kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan bergerak ke sisi kiri jalan dan menghantam deretan sepeda motor yang berada di depan gerbang sekolah.


"Diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan bergerak ke pinggir jalan dan menabrak beberapa sepeda motor yang sedang menunggu penjemputan siswa," ujar Ipda Alvira.


Saat ini, pengemudi mobil masih menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mengidentifikasi kondisi pengemudi saat insiden terjadi.


Peristiwa tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya beredar luas di media sosial. Rekaman memperlihatkan suasana depan sekolah yang dipadati kendaraan penjemput sebelum sebuah Avanza datang dari arah belakang dan menabrak deretan sepeda motor di tepi jalan. Akibat benturan itu, sejumlah pengendara dan penumpang terjatuh.


Salah seorang korban, Wahyudi, pengemudi ojek online Maxim, mengaku saat kejadian dirinya tengah menjemput seorang siswi MTsN 1 Bandar Lampung. Ia mengatakan siswi yang hendak dijemput sudah berada di dekat motornya ketika mobil tiba-tiba menghantam dari belakang.


"Motor saya baru mau jalan pelan, tiba-tiba mobil hitam datang dari belakang dan langsung menabrak," katanya.


Akibat kejadian tersebut, Wahyudi mengalami cedera pada tangan kanan, sementara siswi yang diboncengnya terpental dan mengalami syok. Menurut Wahyudi, usai tabrakan kendaraan masih dalam kondisi menyala dan terus bergerak.


Ia menduga pengemudi mengalami gangguan kesehatan sebelum atau saat kecelakaan berlangsung. Menurut pengakuannya, pengemudi terlihat mengalami kejang-kejang, mulut berbusa, lalu tidak sadarkan diri setelah kendaraan berhenti.


Wahyudi menyebut sedikitnya tujuh sepeda motor terdampak dalam insiden tersebut. Sepeda motor Yamaha Aerox miliknya mengalami kerusakan cukup parah karena terjepit di antara mobil dan pohon. Beberapa kendaraan lain, termasuk Honda PCX, juga dilaporkan mengalami kerusakan berat.


Hingga kini, Satlantas Polresta Bandar Lampung masih menangani perkara tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.(Alung)