lisensi

Jumat, 28 Agustus 2026, Agustus 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-29T06:42:32Z
KriminalPolresta Bandar Lampung

Bawa Kunci T dan Airsoft Gun, Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap di Rajabasa

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Dua pemuda yang kedapatan membawa kunci T, airsoft gun, dan pisau kerambit diamankan polisi di kawasan Rajabasa, Bandar Lampung. Polisi memastikan keduanya merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Kedua pelaku yakni MS (21) dan RV (20). Keduanya diamankan di Gang Marga Anak Tuha, Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.


Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono mengatakan penangkapan bermula saat warga melihat kedua pelaku sedang berhenti menggunakan sepeda motor. Keduanya mengenakan masker sehingga mengundang kecurigaan.


"Warga kemudian mendatangi dan memeriksa barang-barang yang dibawa kedua orang tersebut. Ditemukan dua kunci T, satu airsoft gun dan satu pisau kerambit," kata Ono, Jumat (28/8/2026).


Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Personel patroli Polsek Labuhan Ratu yang tiba di lokasi langsung mengamankan kedua pelaku berikut barang bukti.


Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Labuhan Ratu untuk menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan mengungkap keduanya merupakan pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Padat Karya, Kampung Lingsuh, Kelurahan Rajabasa Jaya, pada 11 Juli 2026.


Dalam kasus tersebut, sepeda motor Honda Scoopy warna merah dengan nomor polisi BE 2719 AJX milik Muklis Jailani (41) dicuri saat berada di kawasan Warung Imron Aqua.


Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna abu-abu, dua buah kunci T, satu airsoft gun warna silver dengan gagang cokelat, serta satu pisau kerambit dengan panjang sekitar 25 sentimeter.


Ono menegaskan kedua pemuda tersebut merupakan pelaku curanmor. Namun, polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan keduanya dalam sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor lainnya di Bandar Lampung.


"Kedua pelaku merupakan pelaku curanmor. Kami masih terus mendalami keterlibatan kedua pelaku terhadap aksi curanmor lainnya di wilayah Bandar Lampung," ujar Ono.


Polisi juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Bandar Lampung untuk mengembangkan kasus tersebut.


"Kami masih berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Bandar Lampung guna mengembangkan kasus ini," tambahnya.


Kedua pelaku kini masih menjalani proses penyidikan di Polsek Labuhan Ratu. Polisi juga masih mendalami asal-usul senjata yang ditemukan serta kemungkinan keterlibatan pelaku dalam jaringan curanmor lainnya.(fatur)