Advertisement
]5
LAMPUNG UTARA (PIKIRAN LAMPUNG)– Dinas Pendidikan Provinsi Lampung mengecam keras aksi pembegalan yang menimpa seorang pelajar SMA Abung Kunang. Peristiwa tersebut mendapat perhatian khusus dari Kepala UPTD Wilayah IV Dinas Pendidikan Lampung, Mirwan Pratama, S.STP., M.Si.
Mirwan mengatakan, pihaknya telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan langsung mengambil langkah untuk memastikan kondisi korban. Ia menginstruksikan Kasi SMA agar segera berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengetahui kondisi dan keberadaan korban.
“Terima kasih informasinya. Kita sudah perintahkan Kasi SMA untuk segera berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengetahui keberadaan korban. Kita harus memastikan anak tersebut mendapatkan pendampingan serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujar Mirwan saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.
Menurutnya, pendampingan terhadap korban penting dilakukan, terutama untuk memastikan kondisi psikologis korban setelah mengalami kejadian tersebut. Ia berharap peristiwa yang dialami korban tidak menimbulkan trauma berkepanjangan hingga membuat korban enggan kembali ke sekolah.
“Kita harus mengecek kondisi serta memastikan jangan sampai ada trauma yang mendalam yang bisa mengakibatkan korban tidak ingin sekolah lagi,” katanya.
Mirwan menegaskan, aksi pembegalan terhadap pelajar merupakan tindakan yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan. Ia meminta aparat penegak hukum, khususnya Polres Lampung Utara, segera mengungkap dan menangkap pelaku serta memberikan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami akan berkoordinasi serta meminta aparat penegak hukum, terutama Polres Lampung Utara, untuk segera menangkap dan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku. Jangan sampai ada pelajar lain yang menjadi korban berikutnya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya jaminan keamanan bagi para pelajar, khususnya saat mereka berangkat maupun pulang sekolah. Menurutnya, perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, sekolah, aparat keamanan, orang tua, dan masyarakat.
“Kita harus bersama-sama memastikan setiap anak di Lampung mendapatkan tempat yang layak, rasa aman dan nyaman tanpa ada pengecualian, sesuai arahan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lampung dan Bapak Gubernur Lampung,” pungkas Mirwan.(Bams)
