lisensi

Jumat, 07 Agustus 2026, Agustus 07, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-07T13:20:54Z
Jumat Berkah "Ayo Bantu Saudara" Pikiran Lampung

Jumat Berkah "Ayo Bantu Saudara", Pikiran Lampung dan PAN Kota Bandar Lampung Tebar Kepedulian untuk Warga

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Suasana Jumat sore di sejumlah titik di Kota Bandar Lampung dipenuhi senyum dan rasa syukur. Di balik kesibukan masyarakat menjalani aktivitas, Media Pikiran Lampung kembali menghadirkan secercah harapan melalui program sosial Jumat Berkah "Ayo Bantu Saudara" dengan membagikan paket sembako dan bantuan uang tunai kepada warga yang membutuhkan, Jumat (7/8/2026).


Pada pelaksanaan kali ini, gerakan kemanusiaan tersebut mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung, sehingga jangkauan bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.


Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menerima bantuan yang dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Tak sedikit penerima manfaat yang mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian yang terus ditunjukkan oleh Pikiran Lampung bersama PAN.


Bagi mereka, bantuan yang diberikan bukan hanya berupa paket sembako dan uang tunai, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap sesama. Kehadiran program ini menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan berbagi masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.



Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan kegiatan Jumat Berkah merupakan agenda sosial yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.


"Kegiatan ini rutin kita gelar setiap Jumat. Program sosial seperti ini merupakan bentuk nyata kami dari PAN yang selalu terdepan dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Program ini akan terus berlanjut agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas," ujarnya.


Firmansyah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Alfian Husin menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen PAN untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, Jumat Berkah bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.


Apresiasi juga datang dari sejumlah tokoh masyarakat yang menilai konsistensi Pikiran Lampung dalam menjalankan program sosial patut diapresiasi. Mereka berharap gerakan berbagi seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menumbuhkan budaya saling peduli.



Sementara itu, Sekretaris Redaksi Pikiran Lampung, Ria Wahyuni, SE, menjelaskan bahwa program Jumat Berkah merupakan implementasi peran media yang tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga hadir memberikan manfaat secara langsung.


"Kami ingin media hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai pemberi informasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.


Ia menambahkan, kepedulian sosial harus terus ditumbuhkan menjadi budaya bersama. Semangat kebersamaan dan gotong royong dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.


"Saya mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk saling membantu dan memperhatikan kondisi di sekitar. Kepedulian kecil yang kita lakukan bisa sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan," tambahnya.


Program "Ayo Bantu Saudara" yang digagas Harian Pikiran Lampung selama ini terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.


Di balik setiap paket sembako yang dibagikan, tersimpan pesan sederhana namun bermakna: harapan tidak pernah padam selama masih ada tangan-tangan yang bersedia berbagi. Melalui langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, Pikiran Lampung bersama para mitra berharap dapat terus menebarkan semangat kepedulian, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan senyum bagi masyarakat yang membutuhkan di Bumi Ruwa Jurai.(ria wahyuni)