lisensi

Minggu, 02 Agustus 2026, Agustus 02, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-02T16:33:28Z
Pemkot Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Jalin Kerja Sama dengan Solok Jaga Pasokan Bahan Pokok

Advertisement

 


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung resmi menjalin Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dengan Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sebagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan gejolak harga bahan pokok.


Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama Bupati Solok, Jon Firman Pandu, di Aula Kantor Bupati Solok pada Kamis (30/7/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Eva Dwiana didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, di antaranya Asisten II, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bagian Kerja Sama, Kepala Bagian Perekonomian, serta Sekretaris Dinas Pertanian.


Melalui kerja sama ini, kedua pemerintah daerah sepakat memperkuat distribusi berbagai komoditas strategis yang berpotensi memicu inflasi, terutama cabai merah, bawang merah, serta sejumlah bahan pangan pokok lainnya.


Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan kerja sama tersebut merupakan upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi komoditas penting bagi masyarakat.


"Kerja sama ini untuk memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjaga stabilitas harga dan distribusi komoditas strategis," ujar Eva.


Ia menjelaskan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Pemkot Bandar Lampung terhadap upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam mengendalikan inflasi melalui penguatan pasokan pangan.


Dengan adanya pasokan dari Kabupaten Solok, Pemkot Bandar Lampung berharap memiliki alternatif sumber bahan pangan, khususnya cabai merah dan bawang merah, sehingga harga di pasar tradisional dapat tetap stabil, terutama saat musim paceklik maupun ketika permintaan masyarakat meningkat.


"Dengan sinergi ini kami berharap harga kebutuhan pokok terus terjaga, distribusi semakin lancar, dan perekonomian di kedua daerah dapat tumbuh semakin kuat," pungkas Eva. (Ria)