lisensi

Senin, 03 Agustus 2026, Agustus 03, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-04T02:54:19Z
IPergurua ITER LampungPendidikan

Tim Dosen ITERA Lampung Berikan Edukasi Sistem Fertigasi Ke Petani Melon di Lamtim

Advertisement

 


Lamtim (Pikiran Lampung)- Tim dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus melakukan pendampingan kepada petani melon di Desa Labuan Ratu 7, Kecamatan Labuan Ratu, Lampung Timur. Pada Rabu, 29 Juli 2026, tim Itera mengenalkan sekaligus mendemonstrasikan sistem fertigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) kepada Kelompok Tani Agro Lestari.


Teknologi ini dirancang untuk mengotomatisasi proses pemberian air dan nutrisi tanaman secara presisi sesuai kebutuhan tanaman. Melalui pemanfaatan sensor dan sistem kendali berbasis IoT, petani dapat memantau serta mengendalikan proses fertigasi dengan lebih mudah. Penerapan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus menekan penggunaan air, pupuk, dan biaya operasional budidaya.


Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh BIMA Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) berdasarkan Kontrak Nomor 1415n/DST/IT9.2.1/PM.01.03/2026. Program tersebut mengusung judul “Pemberdayaan Kelompok Tani Agro Lestari melalui Pendampingan dan Implementasi Teknologi Smart Farming untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Usaha Tani”.


Kegiatan ini diketuai oleh dosen Program Studi Teknik Biosistem, Zunanik Mufidah, dengan anggota Suratun Nafisah (Teknik Elektro) dan M. Gilang Indra Mardika (Teknik Sipil). Kolaborasi lintas disiplin ini memadukan keahlian di bidang teknologi pertanian, sistem kendali dan elektronika, serta rekayasa teknik untuk menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan petani.


Ketua tim pengabdian, Zunanik Mufidah, menyampaikan bahwa penerapan teknologi smart farming menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi digital di sektor pertanian. Melalui pendampingan berkelanjutan, Kelompok Tani Agro Lestari diharapkan mampu mengadopsi dan mengoperasikan teknologi secara mandiri, sehingga tercipta sistem budidaya yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.


Kegiatan diseminasi turut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Labuan Ratu, Imam Hanafi, Lurah Labuan Ratu, Sumarno, serta Ketua Kelompok Tani Agro Lestari, Pujo, bersama anggota kelompok tani dan masyarakat setempat. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan menunjukkan dukungan terhadap penerapan inovasi teknologi dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut. 

(Ria Wahyuni Katibung)