lisensi

Selasa, 08 September 2026, September 08, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-08T07:19:51Z
Bahaya hujan Abu LebatDaerahHari Ini GAK Tiga Kali erupsi

Hari Ini, Gunung Anak Krakatau Tiga Kali Erupsi, BPBD Merinci Hujan Abu Lebat Jadi Potensi Bahaya

Advertisement


 Lamsel (Pikiran Lampung)- Hari ini  Gunung Anak Krakatau kembali 'batuk'alias erupsi, bahkan tercatat dalam satu hari ini tiga kali erupsi. 


Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda kembali aktif. BPBD Kabupaten Lampung Selatan mencatat GAK erupsi sebanyak tiga kali pada Selasa  (8/9/2026). 

 

Saat ini gunung api setinggi 157 meter di atas permukaan laut itu berada pada Status Level III atau Siaga.

 

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau PVMBG/Badan Geologi KESDM, erupsi pertama terjadi pukul 05.08 WIB dengan amplitudo 47 mm dan durasi 15 detik.

 

Erupsi kedua menyusul pukul 05.34 WIB dengan amplitudo 44 mm durasi 10 detik. Erupsi ketiga tercatat pukul 07.49 WIB dengan amplitudo 48 mm durasi 19 detik.

 

Tinggi kolom abu tidak teramati karena visual gunung tertutup kabut dan CCTV dalam kondisi OFF.


Puluhan Gempa Vulkanik Terekam

Selain erupsi, PVMBG juga mencatat dinamika kegempaan yang signifikan sepanjang hari ini.

 

Data mencatat 2 kali Gempa Letusan, 15 kali Gempa Low Frequency, 11 kali Gempa Hybrid, dan Tremor Menerus dengan amplitudo 3-10 mm.

 

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H., meminta masyarakat tetap tenang.

 

“Kami meminta masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir Lampung Selatan, untuk tetap tenang dan jangan mudah terpengaruh isu hoaks, terutama rumor tsunami. Kondisi ombak laut saat ini tenang,” ujar Maturidi.

 

Zona Bahaya 3 Km Dilarang

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., merinci potensi bahaya.

 


“Ancaman utama berupa lontaran batu pijar, awan panas, hujan abu lebat. Jika erupsi menerus, ada potensi aliran lava,” jelas Erwan.

 

Ia menegaskan radius 3 kilometer dari kawah aktif merupakan zona terlarang untuk semua aktivitas masyarakat, wisatawan, maupun pendaki.

 

Warga yang terdampak abu vulkanik juga diminta membatasi aktivitas luar rumah dan memakai masker untuk mencegah ISPA.

 

Imbauan BPBD

Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan terus memantau 24 jam dan berkoordinasi dengan PVMBG.

 

Masyarakat diminta memperbarui informasi melalui kanal resmi BPBD Lampung Selatan dan MAGMA Indonesia di https://magma.esdm.go.id.

 

Kontak Darurat BPBD Lamsel: 0823-5892-4600. (Heri))